Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Agama (Kemenag) melakukan penyesuaian kebijakan prioritas menyusul pengalihan penuh penyelenggaraan ibadah haji ke Kementerian Haji. Fokus baru Kemenag kini diarahkan pada penguatan dan pemberdayaan rumah ibadah sebagai bagian dari strategi pembangunan sosial dan ekonomi umat.
Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin menjelaskan bahwa perubahan tersebut berdampak langsung pada Asta Protas atau delapan program prioritas Kemenag. Salah satu program utama sebelumnya, yakni sukses penyelenggaraan haji, tidak lagi menjadi bagian dari prioritas kementerian.
"Salah satu Asta Protas Kementerian Agama adalah sukses haji. Program itu sudah tidak ada lagi karena penyelenggaraan haji sepenuhnya pindah ke Kementerian Haji. Karena itu, Kementerian Agama melakukan penyesuaian program prioritas," kata Kamaruddin, Sabtu (3/1).
Sebagai pengganti, Kementerian Agama menetapkan pemberdayaan rumah ibadah sebagai fokus kebijakan baru. Program ini dirancang untuk mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki rumah ibadah, khususnya dalam mendukung penguatan ekonomi umat berbasis komunitas.
"Pemberdayaan rumah ibadah menjadi fokus baru Kementerian Agama. Program ini diarahkan untuk mengkapitalisasi potensi rumah ibadah. Potensi itu bisa dimanfaatkan untuk pengembangan ekonomi umat," ujarnya.
Menurut Kamaruddin, rumah ibadah memiliki peran sosial yang sangat strategis karena menjadi ruang perjumpaan umat yang berlangsung secara rutin dan intensif. Dari ruang-ruang tersebut, berbagai aktivitas produktif dinilai dapat tumbuh dan berkembang.
"Rumah ibadah merupakan tempat perjumpaan umat yang paling intensif. Dari ruang-ruang ini, banyak aktivitas produktif yang bisa digerakkan. Karena itu, masjid, gereja, dan rumah ibadah lainnya perlu dioptimalkan perannya," ucapnya.
Lebih lanjut, Kementerian Agama juga berencana melakukan revitalisasi fungsi rumah ibadah agar tidak terbatas pada aktivitas ritual semata, melainkan turut berkontribusi dalam penguatan sosial dan pembangunan masyarakat.
"Rumah ibadah tidak hanya berfungsi sebagai tempat ritual keagamaan. Perannya juga penting dalam penguatan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Revitalisasi ini menjadi bagian dari arah kebijakan Kementerian Agama ke depan," pungkasnya.
Program pemberdayaan rumah ibadah ke depan akan menyasar berbagai aspek, mulai dari peningkatan kapasitas kelembagaan, optimalisasi fungsi sosial, hingga dukungan terhadap kegiatan ekonomi umat yang berbasis komunitas.
Kementerian Agama meyakini pendekatan ini dapat memperluas manfaat keberadaan rumah ibadah serta mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (H-3)
Direktur Zakat dan Wakaf Kemenag Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghofur berharap agar kehadiran gedung baru ini semakin memperkuat peran IAI SEBI dalam mencetak generasi berintegritas.
Direktur Jenderal Bimas Islam, Abu Rokhmad, mengatakan, kolaborasi lintas negara penting untuk memperkuat diplomasi keagamaan sekaligus mendukung program prioritas Kemenag
Kemenag prediksi awal Ramadan 1447 H jatuh 19 Februari 2026 berdasarkan hisab dan rukyat, menghormati penetapan Muhammadiyah 18 Februari.
Kemenag akan menggelar sidang isbat awal Ramadan 1447 H pada 17 Februari 2026 dengan pemantauan hilal di 96 titik rukyatul hilal yang tersebar di seluruh Indonesia.
Seluruh aktivitas dakwah Ramadan berada dalam koridor pembinaan dan pemantauan agar sejalan dengan nilai keislaman yang damai dan inklusif.
Baznas kembali meluncurkan program Masjid dan Musala Bersih, Segar, dan Rapi (Berseri) dalam rangka menyambut Ramadan 1447 H/2026 M.
Harapannya Pemerintah Daerah dapat memberikan apresiasi nyata bagi pengelola rumah ibadah yang berhasil memberikan dampak sosial luas bagi warga sekitarnya.
Dirjen Polpum Kemendagri, Akmal Malik mendorong agar rumah ibadah di Indonesia tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat.
Ledakan bom bunuh diri di rumah ibadah Syiah Islamabad, Pakistan, menewaskan 31 orang dan melukai 169 lainnya. Operasi penyelamatan berlangsung darurat.
Ramadan 1447 H, PP GP Ansor bergerak membantu pemulihan warga Aceh pasca-bencana. Sebanyak 150 personel Barisan Ansor Serbaguna Tanggap Bencana (Bagana) diterjunkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved