Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSIM hujan sering kali membawa tantangan tersendiri bagi masyarakat yang merencanakan liburan akhir tahun. Perubahan cuaca yang ekstrem tidak hanya memengaruhi kondisi lingkungan, tetapi juga berdampak langsung pada siklus epidemiologi penyakit, mulai dari penyebaran kuman hingga menurunnya daya tahan tubuh.
Dokter spesialis Penyakit Dalam RSPAD Gatot Soebroto, Dr. dr. Soroy Lardo, Sp.PD, KPTI, menekankan pentingnya bagi setiap keluarga untuk mengevaluasi dan mengidentifikasi secara rinci kapasitas kesehatan masing-masing anggota keluarga sebelum bepergian. Hal ini krusial untuk mencegah risiko munculnya penyakit seperti batuk, pilek, demam, hingga diare yang dipicu oleh virus dan bakteri.
Evaluasi kesehatan harus dilakukan lebih mendalam jika rencana liburan melibatkan orang tua atau lansia. Kondisi fisik yang rentan memerlukan pemantauan stabilitas kesehatan yang lebih ketat.
"Jika mengajak orang tua, perlu dievaluasi kondisi stabilitas kesehatan, termasuk jika ada komorbid seperti diabetes, jantung atau dalam perawatan stroke," ujar Soroy.
Ia menambahkan bahwa sebelum berangkat, kondisi hemodinamik yang meliputi tekanan darah, nadi, suhu, dan fungsi respirasi harus dipastikan stabil. Sebagai langkah antisipasi, keluarga disarankan membawa alat pemeriksaan mandiri.
"Jika perlu, alat pemeriksa tekanan darah dan gula, termasuk alat bantu oksigen (oxycan) yang dijual di apotek dapat dibawa," kata Soroy.
Selain itu, lansia sangat disarankan sudah mendapatkan vaksinasi influenza atau pneumonia serta menjaga durasi istirahat yang cukup, sekitar 7-9 jam per hari.
Kesiapan obat-obatan menjadi kunci utama untuk menjaga kelancaran liburan. Bagi anggota keluarga yang sehat, disarankan membawa persediaan obat flu, obat diare, dan suplemen vitamin.
Sementara bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit kronis, obat-obatan rutin seperti obat diabetes dan jantung tidak boleh tertinggal.
Selama masa liburan, Soroy juga mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Beberapa langkah sederhana namun efektif yang bisa dilakukan antara lain:
Terakhir, faktor nutrisi tidak boleh terabaikan. Konsumsi makanan bergizi seimbang, pemenuhan kebutuhan air putih sebanyak 2 hingga 2,5 liter per hari, serta konsumsi buah-buahan segar akan membantu menjaga stamina tubuh tetap optimal di tengah cuaca yang tidak menentu. (Ant/Z-1)
Keseimbangan antara karier ibu bekerja dan pengasuhan sangat ditentukan oleh seberapa kuat dukungan keluarga.
Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji menekankan bahwa pemulihan pascabencana harus lebih dari sekadar penyediaan kebutuhan material, tetapi juga trauma healing
RIANTI Cartwright memilih merayakan Natal 2025 dengan cara sederhana bersama keluarga di rumah.
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak umat Kristiani memaknai Natal tahun ini sebagai panggilan untuk kembali merawat keluarga
Zendaya habiskan waktu libur akhir tahun bersama keluarga Tom Holland di London.
Kontribusi teknologi dalam kesehatan primer di keluarga bisa dengan memanfaatkan AI yang digunakan untuk mendesain program-program kesehatan di keluarga.
Berbagai dampak perubahan iklim mengancam manusia, mulai dari cuaca ekstrem, peningkatan penyakit menular, masalah pernapasan, hingga dampak pada peningkatan masalah kesehatan mental.
PENGUATAN peran orangtua dibutuhkan dalam mendukung upaya meningkatkan kualitas kesehatan keluarga di tanah air.
Di dua lokasi uji coba yaitu Kabupaten Bogor dan Kabupaten Banjar, cakupan vaksin PCV1 untuk pencegahan pneumonia meningkat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved