Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAMIKA atmosfer di Indonesia saat ini dipengaruhi Siklon Tropis Bakung 45 knot yang bergerak mendekat ke Samudra Hindia Barat Daya Lampung, dan tiga Bibit Siklon Tropis yang tersebar di beberapa wilayah. Kondisi ini meningkatkan potensi cuaca signifikan di seluruh wilayah Indonesia.
Siklon Tropis Bakung sebesar 45 knot di Samudra Hindia Barat Daya Lampung diperkirakan bertahan dan bergerak menjauhi Indonesia. Siklon ini menginduksi low level jet 25 knot dan daerah konvergensi di sekitar sistem.
Cenderung melemah, namun membentuk daerah konvergensi memanjang dari Jawa Tengah hingga Nusa Tenggara Barat.
Diprediksi menguat, membentuk daerah konvergensi yang meningkatkan potensi hujan di Maluku bagian Tenggara dan Papua Selatan.
Sirkulasi Siklonik terpantau di Samudra Pasifik Utara Papua, Selat Karimata, dan Samudra Hindia Barat Aceh. Sistem ini membentuk daerah konvergensi di wilayah perairan utara Papua, Laut Natuna, dan perairan barat Aceh.
Siklon ini terpantau di sekitar sekitar 10,8°LS – 92,2°BT di Samudra Hindia sebelah barat daya Lampung, dengan kecepatan angin maksimum sekitar 40 knot (±76 km/jam) dan tekanan udara minimum 993 hPa (kategori 1).
Laut Jawa, Selat Makassar bagian selatan, Laut Arafuru, dan Laut Halmahera
Untuk kota-kota besar, berikut adalah potensi cuaca yang akan meliputi wilayah:
Prakiraan cuaca merupakan gambaran umum cuaca di wilayah masing-masing. Pastikan untuk selalu memperbarui informasi cuaca melalui website bmkg.go.id dan media sosial kami di @inobmkg. (BMKG/Z-2)
Sirkulasi siklonik yang sebelumnya terpantau di selatan Nusa Tenggara Barat sempat berkembang menjadi Bibit Siklon Tropis 96S.
BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan, seiring masih signifikannya pengaruh dinamika atmosfer global.
Bibit Siklon Tropis 97S yang saat ini terpantau di wilayah utara Australia berpotensi menguat menjadi siklon tropis dalam beberapa hari ke depan.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan pada periode 16-22 Januari 2026.
BMKG menyebut November–Desember sebagai periode rawan terbentuknya siklon tropis akibat tumpang tindih musim di belahan Bumi utara dan selatan.
BMKG memantau bibit siklon 93S dan 95S yang berpotensi menyebabkan gelombang tinggi di perairan selatan Jawa dan Papua.
CUACA ekstrem masih berpotensi di 20 daerah Selasa (20/1), hingga berdampak bencana hidrometeorologi.
BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan, seiring masih signifikannya pengaruh dinamika atmosfer global.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hujan dengan intensitas ringan hingga lebat berpotensi mendominasi sejumlah wilayah Minggu, 18 Januari 2026.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan potensi cuaca signifikan masih akan terjadi di berbagai wilayah Indonesia pada Sabtu, 17 Januari 2026.
CUACA ekstrem di Jawa Tengah masih berpotensi berlangsung hingga Minggu (18/1).
MUNCULNYA Bibit Siklon Tropis 96S di selatan wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) memicu cuaca buruk di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved