Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM beberapa minggu terakhir, banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat kembali mengungkapkan masalah krusial dalam penanggulangan bencana Indonesia. Masalah itu ialah lemahnya koordinasi lintas sektor, lambatnya respons, serta minimnya pemanfaatan data ilmiah dan teknologi secara terpadu.
Climate and Energy Manager Greenpeace Southeast Asia Iqbal Damanik mengkritisi rendahnya pemanfaatan rekomendasi ilmiah. "Para ilmuwan sudah mengingatkan sejak lama, tetapi rekomendasi sains sering kali tidak diakomodasi sebelum bencana terjadi. Kita punya data dan prediksi, tetapi tanpa tindakan. Semua itu hanya menjadi arsip," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pada kenaikan suhu 1,5°C, Indonesia berpotensi menghadapi hingga 23.000 titik bencana per tahun, lonjakan delapan kali lipat dari kondisi saat ini. Itu disampaikannya dalam forum diskusi publik Memperkuat Sinergi Penanggulangan Bencana di Indonesia yang digelar Iluni UI, Senin (8/12).
Dari sisi operasional, Ketua Task Force Penanggulangan Bencana BRIN Joko Widodo menekankan hambatan klasik birokrasi. "Masalah utama di Indonesia ada tiga: koordinasi, koordinasi, dan koordinasi. Tanggap darurat harus berani mendobrak kebuntuan birokrasi agar kita bisa bergerak cepat."
Ia mengingatkan bahwa duplikasi kerja antarlembaga membuat waktu penanganan semakin berlarut. "Sering kali satu lembaga bekerja, lembaga lain mulai lagi dari awal. Ini harus dihentikan."
Ketua Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) DKI Jakarta, Narila Mutia Nasir, menegaskan bahwa pendekatan kesehatan masyarakat harus menjadi fondasi utama dalam setiap fase penanggulangan bencana. "Penanggulangan bencana bukan hanya soal logistik dan infrastruktur. Ini persoalan kesehatan publik. Kesehatan publik hanya bisa terjaga jika semua sektor bergerak bersama, berbagi data, dan saling memperkuat."
Iluni UI menekankan bahwa sinergi ini hanya dapat terjadi jika kolaborasi menjadi budaya, bukan hanya inisiatif insidental. "Indonesia tidak kekurangan ahli, teknologi, atau kapasitas. Yang kita butuhkan adalah kemauan untuk bekerja bersama dengan semangat kolaboratif di antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat umum, serta pendekatan yang holistik dikarenakan kompleksitas penanganan, mitigasi, rekonstruksi, serta pencegahan bencana," tutup Pramudya A. Oktavinanda, Ketua Umum Iluni UI. (I-2)
Kedepannya, fasilitas ini akan diperkuat dengan antena parabola berdiameter 20 meter yang mampu bekerja pada rentang frekuensi tinggi hingga 50 GHz.
Pemerintah memperkuat kolaborasi riset untuk menopang target swasembada pangan nasional.
Banyak proyek eksplorasi Bulan saat ini melibatkan berbagai negara.
BADAN Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memaparkan peluang bagi Indonesia untuk terlibat dalam kolaborasi misi observatorium astronomi di bulan.
BADAN Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil mengidentifikasi keberadaan udang pisang endemik Indonesia melalui pendekatan analisis DNA molekuler.
Hal itu karena serangan Iran ke sejumlah negara tetangganya merupakan respons atas operasi militer AS-Israel ke Iran pada 28 Februari lalu.
Kerja sama ini merupakan langkah penting bagi UI untuk memperkuat perannya sebagai kampus unggul dan berdampak luas. “
Ke depan, UI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang semakin baik, andal, dan responsif melalui evaluasi serta penyempurnaan berkelanjutan.
Tim Labmino merupakan delegasi dari Indonesia yang untuk pertama kali berhasil menembus jajaran Global Ambassador SFT.
Tim UI menggunakan teknologi *Remotely Operated Vehicle* (ROV) atau drone bawah air untuk memetakan kondisi visual terumbu karang.
Sejak diaktifkan kembali pada 25 Februari 2012, IKA Notariat UI terus bertransformasi menjadi wadah komunikasi dan kontribusi bagi almamater serta masyarakat.
Saat ini setiap tahunnya hanya sekitar 1 juta dari 9 juta lebih siswa SMA yang lulus berhasil masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved