Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Liga Muslim Dunia Angkat Peran Disabilitas Lewat Kompetisi Internasional

Dhika Kusuma Winata
09/12/2025 17:02
Liga Muslim Dunia Angkat Peran Disabilitas Lewat Kompetisi Internasional
Kompetisi Internasional Hafalan Alquran Albasira di Jakarta.(MWL)

Liga Muslim Dunia (Muslim World League/MWL) untuk pertama kalinya menggelar Kompetisi Internasional Hafalan Alquran Albasira bagi penyandang tunanetra. Ajang tersebut menarik partisipasi dari sejumlah negara.

Kegiatan perdana yang digelar di Jakarta pada 3-7 Desember lalu itu turut dihadiri Sekretaris Jenderal MWL sekaligus Ketua Organisasi Ulama Muslim Syekh Mohammed bin Abdulkarim Al-Issa, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, serta Menteri Agama RI Nasaruddin Umar.

Penyelenggara menegaskan kompetisi internasional itu memberi ruang bagi para penghafal Alquran penyandang disabilitas. Kegiatan turut dirancang untuk memperkuat peran aktif mereka dalam forum keagamaan internasional.

Dirjen Urusan Al-Iqra MWL, Khalid bin Hasan Abdul Kafi, menegaskan kegiatan tersebut merupakan mandat organisasi. Khalid juga menyampaikan apresiasi kepada Indonesia yang menjadi tuan rumah.

"Acara MHQ bagi disabilitas netra ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka, menonjolkan peran aktif mereka, menginvestasikan kemampuan mental mereka dalam menguasai kitabullah taala, dan menghormati para jenius di antara mereka dalam menghafal Alquran," ujarnya.

MWL menetapkan lima kategori lomba yaitu hafalan 30 juz beserta Matan Al-Jazariyyah, hafalan 30 juz putra, hafalan 30 juz putri, hafalan 20 juz, dan hafalan 10 juz. Para peserta terbaik dari berbagai jenjang usia memperoleh penghargaan atas kapasitas mereka dalam hafalan, bacaan, dan penguasaan tajwid.

MWL turut menyerahkan 300 mushaf Braille elektronik generasi terbaru kepada peserta dan sejumlah lembaga. Perangkat tersebut diharapkan memperluas kesempatan belajar Alquran bagi tunanetra.

Sementara itu, Dirjen Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menekankan MHQ Internasional tersebut berbarengan dengan Hari Disabilitas Internasional sehingga membawa arti khusus untuk mengangkat peran disabilitas.

"Inisiatif ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi global untuk memperluas ruang partisipasi inklusif bagi penyandang disabilitas netra dalam pengembangan keilmuan Alquran di tingkat dunia, sekaligus meneguhkan kontribusi Indonesia dalam memajukan syiar Islam yang rahmatan lil alamin," kata dia. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya