Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH menegaskan penetapan status darurat nasional tampaknya belum diperlukan untuk bencana banjir bandang di Sumatra. Alasannya penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat itu sudah berlangsung secara total.
Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan sekaligus Koordinator Penanganan Bencana di Sumatra, Pratikno, saat dihubungi dan menyampaikan perkembangan situasi wilayah bencana dari Pandan, Sibolga, Sumatra Utara, Minggu (30/11).
Pratikno menjelaskan bahwa seluruh kekuatan negara telah diterjunkan sesuai instruksi Presiden. "Atas perintah Bapak Presiden, kekuatan nasional telah dan terus dikerahkan total untuk penanganan tanggap darurat bencana di 3 provinsi," ujarnya.
Ia menambahkan, kementerian/lembaga, TNI-Polri, serta BUMN telah bekerja di bawah koordinasi BNPB, sambil memulai persiapan rehabilitasi dan rekonstruksi.
Saat ditanya alasan status darurat nasional belum diberlakukan, Pratikno menegaskan, langkah tanggap darurat sudah berjalan efektif di lapangan. Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah sudah menetapkan status tanggap darurat dan pemerintah pusat langsung memperkuat seluruh operasinya.
Dari lokasi, Pratikno menjelaskan, tantangan terbesar saat ini adalah akses darat yang terputus. "Karena banyak jalur darat terputus, maka pengiriman bantuan logistik untuk warga dikirim dari luar kota ke lokasi via udara dan laut, kemudian didistribusikan via darat dan laut," kata dia.
Ia menyebutkan beberapa jalur distribusi yang digunakan ialah bantuan udara masuk melalui Bandara Silangit, sementara bantuan laut melalui Pelabuhan Sibolga. Dari titik-titik itu, bantuan diteruskan menggunakan kendaraan darat dan helikopter untuk menjangkau wilayah yang masih terisolasi.
Pratikno juga memastikan perbaikan layanan dasar terus dilakukan. Dia memastikan kebutuhan utama warga menjadi prioritas pemerintah di tengah operasi kemanusiaan yang masih berlangsung. "Listrik sedang diperbaiki, BBM dipenuhi," ujarnya. (H-4)
PASCAbanjir bandang di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, ruas jalan penghubung Sokasar-Bojong di Desa Sokasari, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, putus total.
Mobil penjernih air difungsikan mengolah air kotor menjadi air bersih layak konsumsi bagi masyarakat yang mengalami krisis air bersih.
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum (PU) melakukan penanganan akses jalan dan jembatan terdampak bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Purbalingga.
Intensitas hujan yang tinggi dan rusaknya hutan di kaki Gunung Slamet mengakibatkan tiga jembatan hanyut, lima objek wisata dan sungai rusak akibat diterjang banjir bandang
Banjir bandang akibat hujan ekstrem di Purbalingga, Jawa Tengah, menewaskan satu warga, melukai satu lainnya, merusak ratusan rumah, dan memaksa ratusan orang mengungsi.
Pemkab Brebes bergerak cepat menangani banjir bandang di Bumiayu dengan mengerahkan dua alat berat untuk sodetan sungai akibat cuaca ekstrem.
Di hadapan para pengungsi, Presiden Prabowo berjanji kebutuhan mendasar para pengungsi di tenda-tenda pengungsian seperti listrik dan air segera dicukupi oleh pemerintah.
Ketua MPR menilai berdasarkan foto atau video yang beredar, besar kemungkinan ada dampak dari kerusakan terhadap lingkungan yang memperparah bencana.
Anggota Komisi XII DPR RI Meitri Citra Wardani menyebut bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat jadi momentum untuk pemerintah melakukan taubat ekologis.
Satgas PKH akan memastikan faktor alam dan mana yang diduga akibat campur tangan manusia terkait adanya kerusakan hutan
PRESIDEN Prabowo Subianto hingga kini belum menetapkan status bencana nasional untuk banjir bandang di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Manajer Kehati menduga banyaknya kayu yang hanyut dalam jumlah besar saat banjir bandang di Sumatra amat mungkin terkait aktivitas pembalakan liar atau degradasi hutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved