Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Prabowo Minta Maaf Baru Bisa Perbaiki 16 Ribu Sekolah, Targetkan 60 Ribu pada 2026

Media Indonesia
28/11/2025 18:49
Prabowo Minta Maaf Baru Bisa Perbaiki 16 Ribu Sekolah, Targetkan 60 Ribu pada 2026
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Indonesia Arena Jakarta, Jumat (28/11/2025).(ANTARA/Maria Cicilia Galuh.)

PRESIDEN RI Prabowo Subianto meminta maaf kepada masyarakat karena baru mampu melakukan perbaikan terhadap 16 ribu sekolah di seluruh Indonesia. Permintaan maaf itu ia sampaikan dalam pidato Puncak Perayaan Hari Guru Nasional (HGN) 2025, Jumat (28/11).

"Saya minta maaf sebagai Presiden Anda, saya baru mampu mengalokasikan 16 ribu sekolah. Tapi tahun depan, saya bertekad untuk melipatgandakan itu," ujar Prabowo dalam pidato Puncak Perayaan Hari Guru Nasional dikutip dari Antara, Jumat (28/11).

Presiden menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Salah satunya melalui pengalihan dan efisiensi anggaran negara agar pendidikan menjadi sektor prioritas. Ia menargetkan perbaikan minimal 60 ribu sekolah tahun depan.

"Kita rencanakan tahun depan, berapa minimal 60 ribu (sekolah). 60 ribu pun saya tidak puas. Menteri Keuangan, bisa kita tambah? Kalau kau bisa tambah, kau tambah lagi," katanya.

Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Indonesia Arena Jakarta, Jumat, bersama ratusan guru seluruh Indonesia sebagai bukti apresiasi pemerintah terhadap pendidikan nasional.

Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih menyambut Presiden di tempat acara, yakni Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti.

Kemudian, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri PANRB Rini Widyantini, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, serta Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto.

Presiden juga memberikan penghargaan dan apresiasi bagi guru dan tenaga kependidikan atas jasa, dedikasi, dan inovasi masing-masing. (P-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya