Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) pada tanggal 24 November telah mengirim tim yang terdiri dari tiga direktorat, yaitu Direktorat Kesehatan Primer dan Komunitas, Direktorat Mutu Pelayanan Kesehatan, dan Direktorat Tata Pelayanan Kesehatan Rujukan. Tim tersebut ditugaskan untuk menginvestigasi kasus Irene Sokoy, seorang ibu hamil yang diduga ditolak oleh 4 rumah sakit (RS) di Papua sehingga pasien meninggal dunia. Selain itu tim tersebut juga ditugaskan untuk memotret sistem rujukan yang ada di Provinsi Papua mulai dari puskesmas sampai dengan ke RS.
Setelah dipetakan permasalahan-permasalahan yang ada, mulai dari ketersediaan daripada tenaga spesialis, sarana-prasarana, sampai dengan sistem rujukan yang ada di Provinsi Papua.
"Sehingga nanti kedepannya kita bisa melakukan perbaikan-perbaikan yang lebih baik lagi. Sehingga kasus yang dialami Ibu Irene Sokoy tidak terulang lagi di Provinsi Papua," kata Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Azhar Jaya, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (27/11).
Dari hasil investigasi Kemenkes ada 4 hal yang penyebab utama terjadinya kejadian yang tidak kita inginkan di Papua. Yang pertama adalah kelangkaan dokter spesialis.
"Jadi begitu dokter spesialisnya pergi seminar dan sebagainya, maka terjadi kekosongan. Demikian juga dengan dokter spesialis anestesi. Jadi memang masih terjadi kelangkaan dokter spesialis," ungkapnya.
Masalah yang kedua adalah pemeliharaan sarana dan prasarana yang tidak optimal. Seperti yang terjadi di RS Abepura, dimana 4 kamar operasi semuanya sedang direnovasi dalam waktu bersamaan. Sehingga jelas tidak bisa melakukan operasi.
Ketiga, ada standar operasional prosedur yang tidak dilaksanakan di lapangan. Dimana seharusnya seorang pasien dalam keadaan emergensi itu tidak boleh diminta administrasi atau pertanggujawaban. Namun harus ditolong dan distabilkan, baru bicara soal administrasi.
Yang keempat tentu saja ada sistem rujukan yang ada harus diperbaiki.
"Itu adalah 4 hal dan tentu saja nanti kita akan coba fokus untuk pedangani agar kejadian ini tidak terjadi lagi termasuk dalam pemenuhan dokter dan sebagainya," pungkasnya. (H-4)
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya analisis dan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini.
Papua Connection menyerukan penghentian kekerasan bersenjata di Tanah Papua, khususnya yang menyasar warga sipil, guru, dan tenaga kesehatan.
Insiden penyerangan terjadi di Pos Pengamanan PT Kristal Kilometer 38, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.
KAPOLRES Nabire AKBP Samuel Tatiratu, mengatakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya menyerang pos milik PT Kristalin yang berlokasi di Makimi, Kabupaten Nabire.
Agenda utama pertemuan adalah pembahasan pengembangan, hilirisasi, serta potensi ekspor komoditas kakao Papua ke pasar global.
PANGLIMA Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Bambang Trisnohadi, memastikan proses pemulihan keamanan di 11 bandara perintis di Papua tengah berlangsung intensif.
Kisah Ibu Irene Sokoy di Papua meninggal setelah ditolak empat rumah sakit menunjukkan kegagalan serius dalam pemerataan tenaga kesehatan di Indonesia.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) melakukan investigasi terhadap kasus Irene Sokoy, seorang ibu hamil yang diduga ditolak oleh 4 rumah sakit (RS) sehingga pasien meninggal dunia.
DUNIA pelayanan kesehatan di Indonesia hari-hari ini mendapat ujian yang luar biasa.
ANGGOTA Fraksi Partai Golkar DPR RI dengan tegas menolak segala bentuk penolakan pasien oleh rumah sakit.
ANGGOTA legislatif menyoroti kasus meninggalnya ibu hamil yang ditolak rumah sakit Irene Sokoy, di Papua. Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto juga memberikan sanksi pada rumah sakit
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved