Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Helmy Yahya: Optimalkan Potensi Gen AI untuk Produksi Konten

Syarief Oebaidillah
24/11/2025 21:45
Helmy Yahya: Optimalkan Potensi Gen AI untuk Produksi Konten
Ilustrasi(IG Helmy Yahya)

INDONESIA memasuki era baru industri kreatif dengan diluncurkannya Hugency Academy, sebuah platform pelatihan berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dirancang untuk membantu profesional, korporasi, hingga institusi pemerintah memproduksi konten hyper-realistic atau berkualitas tinggi secara cepat, efisien, dan terjangkau.

Diprakarsai  tokoh media nasional Helmy Yahya, Hugency Academy Indonesia hadir sebagai solusi atas kebutuhan konten yang terus meningkat di tengah percepatan digital dan pesatnya adopsi AI di Indonesia.

“Dunia konten sudah berubah total. Yang dulu memerlukan kamera besar, lighting profesional, wardrobe, dan kru lengkap, sekarang bisa dilakukan hanya dengan satu laptop dan AI. Hugency Academy hadir agar kreator Indonesia tidak hanya mengejar perubahan ini, tapi memimpinnya.” ungkap Helmy Yahya, selaku Founder Hugency Academy Indonesia pada peluncuran  di Jakarta, pekan lalu.

Menurut data dari Olive Wyman, Indonesia menempati negara dengan penggunaan AI ke-3 tertinggi di dunia. Adopsi Generative AI di sektor bisnis juga meningkat, dengan 50% karyawan di Indonesia menggunakan AI mingguan, dan 21% menggunakannya setiap hari dalam pekerjaan mereka.

Namun banyak kreator, perusahaan, dan lembaga publik masih belum memiliki keterampilan yang tepat untuk memanfaatkan teknologi ini secara maksimal. Selain itu, suplai konten yang kuat, terutama konten audio-visual yang baik masih jauh dari mencukupi.

“Saya melihat Indonesia sebagai lumbung potensi yang tak terbatas dengan populasi yang begitu besar dan dinamis, serta jutaan cerita dan kearifan nusantara yang belum terdengar oleh dunia. Kami berkomitmen untuk memberdayakan Indonesia agar mampu menceritakan kisahnya sendiri—tentang kekayaan budaya, pluralisme, histori, dan keindahan alamnya. Visi kami adalah menjadikan AI sebagai jembatan yang memungkinkan setiap talenta dan kisah di pelosok negeri memiliki platform, menjadikan Indonesia eksportir narasi yang kuat di mana teknologi dan tradisi berjalan beriringan.” tutur Huga selaku Founder Hugency Academy.

Hal inilah yang menggerakkan Hugency Academy muncul sebagai solusi strategis. Program Hugency Academy bukan sekadar teori, tetapi berfokus pada praktik langsung, kasus nyata di lapangan, dan kemampuan berkomunikasi efektif dengan model AI. Seluruh pembelajaran
berjalan di platform yang dikembangkan secara mandiri, memastikan pengalaman belajar yang optimal dan terukur.

Hugency Academy merupakan lini pendidikan dari Hugency yang berfokus pada kursus keterampilan AI untuk membantu profesional, kreator, dan perusahaan memproduksi konten dengan lebih cepat, efisien, dan berkualitas tinggi.

Meskipun fokus utamanya ada pada pengembangan talenta melalui program pembelajaran, Hugency sebagai perusahaan induk juga memiliki Hugency Agency. Hugency Agency sebagai layanan kreatif yang siap membantu brand dan organisasi menghasilkan konten high-end dan hyper-realistic menggunakan teknologi AI terbaru. Dengan dua pilar ini, Hugency menghadirkan solusi lengkap: edukasi untuk membangun kemampuan, dan layanan produksi untuk eksekusi kelas dunia. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya