Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MEDIA sosial X diramaikan postingan akun @katzen_jammer yang mengaku memberikan keluarganya susu mentah. Dia menyebut pilihan mengonsumsi susu mentah untuk mengonsumsi real food atau produk pangan alami yang ia nilai lebih sehat sambil menyindir orangtua yang masih memberikan susu formula. Sontak, unggahannya memicu banyak reaksi dari warganet.
"Raw and unpasteurized milk, langsung dari peternak. Saya hanya memberi real foods untuk keluarga saya. No ultra processed foods," tulis @katzen_jammer.
Pandangannya akan susu mentah yang dianggap alami karena tidak melalui proses adalah keliru. Pasalnya, susu sapi yang baru diperah sangat mudah terkontaminasi bakteri dari lingkungan, alat pemerahan, kotoran hewan, atau petugas yang memerah.
Tanpa proses pemanasan, berbagai patogen bisa tetap hidup dan masuk ke tubuh anak.
kandidat Ph.D dari Rutgers University Samantha Avina menyebut susu mentah merupakan medium ideal bagi bakteri penyebab penyakit. Bahkan, sebelum manusia mengenal pasteurisasi, susu mentah kerap memicu wabah penyakit serius.
"Secara historis, konsumsi susu sering dikaitkan dengan wabah penyakit serius yang berasal dari kontaminasi mikroba, dan keadaan ini baru mulai berubah pada 1860-an," tulisnya.
Ia juga menjelaskan bahwa susu mentah mengandung berbagai patogen berbahaya yang terdokumentasi luas dalam penelitian. Bakteri-bakteri tersebut dapat menyebabkan penyakit seperti listeriosis, brucellosis, hingga tuberculosis, yang risikonya meningkat pada balita, ibu hamil, lansia dan orang dengan imunitas lemah.
"Susu mentah dapat mengandung berbagai mikroba patogen yang telah terbukti berdampak buruk bagi kesehatan manusia. Campylobacter, Listeria, Mycobacterium bovis, Brucella, dan Salmonella adalah sumber kontaminasi susu mentah yang umum," tulis Avina.
Maka dari itu, orangtua harus sangat bijak dalam memberikan susu terutama kepada anak. Di masa tumbuh kembang, anak sangat memerlukan susu sesuai usia dan kebutuhannya.
Untuk anak di bawah satu tahun, ASI tetap menjadi sumber nutrisi terbaik. Setelah usia satu tahun, ada berbagai pilihan susu yang aman dikonsumsi sesuai kebutuhan gizi dan riwayat kesehatan anak seperti susu pertumbuhan.
Selain itu, orangtua perlu berhati-hati memilih produk susu. Jangan sampai salah memilih kental manis, karena produk tersebut bukan susu dan tidak boleh diberikan sebagai minuman balita.
Tingginya kandungan gula justru dapat meningkatkan risiko gizi buruk, karies gigi, hingga masalah kesehatan jangka panjang. (Z-1)
CDC mengatakan sepanjang September 2023-Maret 2024 terdapat 171 kasus wabah salmonella akibat susu mentah.
Virus influenza, termasuk strain H1N1, dapat tetap menular dalam susu mentah yang disimpan dalam suhu pendinginan selama lima hari.
Meski memiliki banyak manfaat dan rasa yang lezat, susu sapi mentah ternyata menyimpan potensi risiko kesehatan yang besar.
Tes laboratorium memastikan angsa-angsa itu mati karena penyakit yang sangat patogen strain H5N1 dari H5 virus flu burung.
Simposium dan lokakarya internasional International Military Medicine Symposium and Workshop (IMEDIC) ke-2 resmi digelar pada 22-24 Oktober 2025 di Jakarta.
Jangan buru-buru injak kecoa! Temukan 6 alasan ilmiah mengapa membunuh kecoa hingga hancur berbahaya dan cara aman membasminya di rumah.
Virus Marburg adalah patogen yang sangat menular dan mematikan dengan tingkat kematian hingga 88%.
OTORITAS pengendalian penyakit China mengatakan mereka sedang menguji coba sistem pemantauan pneumonia misterius dengan kasus beberapa penyakit pernapasan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved