Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu`ti menegaskan bahwa pembelajaran mendalam merupakan pendekatan fundamental untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Hal ini diungkapkan Mendikdasmen dalam acara Seminar Internasional Pendidikan 2025 bertema "Pembelajaran Mendalam: Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua" yang digelar di Surakarta, Jumat (21/11). Menurutnya, deep learning adalah strategi jangka panjang.
"Deep learning bukan tren sesaat, tetapi pendekatan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Saya sering mengatakan, deep learning itu bukan treasure, tetapi forever," kata Abdul Mu'ti.
Ia menekankan bahwa inti Pembelajaran Mendalam bertumpu pada nilai memuliakan, yakni memuliakan ilmu, guru, dan murid.
"Ketika seseorang mencintai ilmu, ia tidak hanya mengetahui, tetapi mengamalkan. Dari situlah hadir pembelajaran yang mindful, meaningful, dan joyful. Jika sadar, bermakna, dan menggembirakan, murid belajar bukan untuk nilai, tetapi untuk tumbuh," tambahnya.
Ia berharap pendekatan ini terus didukung berbagai pihak, termasuk lembaga internasional dan mitra pendidikan, sehingga menjadi fondasi jangka panjang pembangunan pendidikan Indonesia.
Sementara itu, Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (GTKPG), Nunuk Suryani menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan dukungan komprehensif bagi para pendidik melalui pelatihan, webinar tematik, bahan belajar, video implementasi, hingga penguatan kelompok kerja di seluruh Indonesia.
"Kami memastikan ekosistem belajar berjalan kokoh melalui pelatihan nasional, dukungan sumber belajar, dan kolaborasi kelompok kerja agar praktik Pembelajaran Mendalam dapat diterapkan secara berkelanjutan di sekolah," ujarnya.
Nunuk menekankan bahwa Pembelajaran Mendalam hanya dapat diwujudkan melalui penguatan kapasitas guru, kepala sekolah, dan pengawas secara sistematis.
"Untuk menghadirkan Pembelajaran Mendalam di satuan pendidikan, guru tidak cukup hanya memahami materi. Mereka perlu menjadi aktivator, kolaborator, dan pengembang budaya belajar. Inilah mandat baru profesi guru dalam transformasi pendidikan kita," tegasnya.
Ia juga mengajak guru memanfaatkan Hari Belajar Guru, Ruang GTK (RGTK), serta panduan resmi Pembelajaran Mendalam sebagai sarana refleksi dan peningkatan kompetensi. Budaya refleksi, kolaborasi, dan belajar sepanjang hayat disebut menjadi kunci peningkatan kualitas pembelajaran nasional. (Fik/M-3)
Peran warga sekolah, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan murid, sangat strategis dalam memastikan sekolah aman dan nyaman.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
Kemendikdasmen resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor 1/2026 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran pada Satuan Pendidikan Terdampak Bencana.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Pagi Ceria dan Upacara Bendera pada Hari Pertama Semester Genap.
Pemerintah menginstruksikan seluruh satuan pendidikan di Indonesia untuk menggelar kegiatan Pagi Ceria dan Upacara Bendera secara serentak pada hari pertama masuk sekolah.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengatakan kementeriannya memberikan bantuan kepada ribuan guru korban bencana Sumatra berupa banjir bandang.
Deep learning merupakan pendekatan pembelajaran yang fokus pada pemahaman mendalam dan kontekstual ketimbang hanya hafalan.
KETUA Prodi Tadris Matematika FTIK UIN Salatiga, Prof. Winarno, mengatakan, penerapan pendekatan deep learning dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya matematika.
DI banyak ruang kelas di Indonesia, belajar masih sering diidentikkan dengan menghafal.
Di ruang-ruang kelas sekolah pada satuan pendidikan di Republik ini, proses pembelajaran masih kerap berjalan dengan pendekatan lama dan konvensional.
KEMENTERIAN Pendidikan Dasar dan Menengah kembali akan menggelar penilaian berskala nasional pada November 2025 ini melalui instrumen Tes Kompetensi Akademik (TKA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved