Headline

Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.

Puasa Rojali-Rohana

Abdul Mu'ti
25/2/2026 05:00
Puasa Rojali-Rohana
Abdul Mu’ti Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah; Sekretaris Umum PP Muhammadiyah(MI/Seno)

ROJALI-ROHANA dalam tulisan ini bukanlah nama orang. Bukan pula pasangan suami istri. Rojali-Rohana hanyalah akronim. Rojali: rombongan jarang beli. Rohana: rombongan hanya nanya/nongkrong.

Akronim Rojali-Rohana merupakan satire atau kritik sosial kecenderungan sebagian masyarakat yang datang ke mal hanya untuk jalan-jalan, melihat-lihat berbagai produk, tapi tidak membeli.

Para pengamat ekonomi menyebut fenomena Rojali-Rohana terjadi karena dua hal. Pertama, lemahnya kondisi ekonomi sehingga masyarakat memilih hidup hemat, berhati-hati, tidak membeli sesuatu kecuali benar-benar perlu. Kedua, dampak bisnis online.

Rojali-Rohana melakukan survei produk sebagai referensi, perbandingan harga, atau kualitas barang. Berdasarkan survei tersebut, mereka membeli produk secara online yang harganya lebih murah. Sebagian, ujung-ujungnya tidak membeli.

Adakah hubungan Rojali-Rohana dengan puasa? Tidak ada. Rojali-Rohana hanya metafora bagaimana perilaku manusia di bulan Ramadan.

Sebagaimana disebutkan di dalam hadis, Ramadan adalah bulan puasa, bulan saat kaum beriman diwajibkan berpuasa. Ramadan dinamakan pula bulan sedekah, waktunya umat Islam memperbanyak sedekah. Ia dinamai pula bulan ampunan, waktu ketika Allah membukakan pintu ampunan dan surga bagi hamba-Nya.

Ramadan juga disebut bulan Al-Qur'an. Ada dua makna. Pertama, secara historis, Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur'an (QS Al-Baqarah [2]: 185) sebagai wahyu pertama dan pengangkatan Muhammad sebagai rasul. Kedua, bulan yang di dalamnya muslim tadarus Al-Qur'an.

Ramadan adalah bulan mulia dan penuh kemuliaan. Akan tetapi, kemuliaan bulan Ramadan tidak akan diperoleh apabila manusia tidak mengisi dan mengamalkan. Keutamaan dan pahala puasa Ramadan tidak diperoleh bagi yang tidak menjalankan. Pahala sedekah yang berlimpah tidak diraih mereka yang tidak berbagi kepada sesama.

Ampunan Allah diberikan bagi yang meminta. Petunjuk Al-Qur'an diperoleh bagi yang membaca, memahami, dan mengamalkan. Ramadan tidak bermakna apa pun bagi manusia yang tidak mengamalkan puasa dan ibadah sunah yang sangat dianjurkan seperti salat Tarawih, beriktikaf, dan sebagainya.

“Barang siapa berpuasa dengan penuh iman dan ikhlas mengharap rida Allah, niscaya Allah mengampuni dosa-dosa-dosanya di masa lalu," (HR Bukhari dari Abu Hurairah RA).

Mari tunaikan puasa Rojali-Rohana dengan amalan yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Rojali: rombongan salat berjemaah dan mengaji. Rohana: rombongan bersedekah, berderma untuk sesama.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Riky Wismiron
Berita Lainnya