Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
MASYARAKAT diminta mewaspadai potensi cuaca ekstrem. Ketua tim bidang data dan informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jambi Nabilatul Fikroh mengatakan puncak musim hujan diprakirakan akan berlangsung sejak November hingga Januari 2026.
Puncak musim hujan, ujar dia, ditandai dengan meningkatnya intensitas hujan di seluruh wilayah kabupaten dan kota di Jambi pada periode tersebut. Untuk itu, masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Lebih lanjut, Nabilatul mengatakan Beberapa pekan terakhir pola cuaca di wilayah Jambi menunjukkan peningkatan curah hujan sehingga perlu diwaspadai. Sebab, itu menimbulkan dampak, seperti genangan air, banjir dan pohon tumbang.
Cuaca ekstrem juga berpotensi mempengaruhi pelayaran misalnya tinggi gelombang laut. Namun, menurutnya kondisi tinggi gelombang laut di wilayah pesisir masih dalam kategori aman.
"Masih relatif aman bagi aktivitas pelayaran maupun nelayan. BMKG menyarankan masyarakat yang melakukan aktivitas di laut waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat berubah tiba-tiba," ucap dia.
Prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Thaha Jambi Randy HB menyebut hampir seluruh wilayah Provinsi Jambi berpotensi terjadi hujan ringan, sedang hingga lebat dengan petir.
Prakiraan cuaca itu berlaku Selasa (11/11) dan Rabu (12/11). Adapun wilayah yang berpotensi hujan lebat yakni timur hingga barat Provinsi Jambi, termasuk Kabupaten Kerinci, Merangin, Sarolangun Batang Hari, Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat, Tebo, Bungo, dan Kota Sungai Penuh.
BMKG mengimbau masyarakat melakukan antisipasi antara lain memantau prakiraan cuaca di kanal BMKG melalui aplikasi, website dan sosial media. (Ant/H-4)
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di Jabodetabek hari ini. Cek jadwal dan wilayah terdampak di sini.
Kondisi cuaca di Jawa Tengah masih diguyur hujan ringan-sedang secara merata pada Senin (2/3), bahkan cuaca ekstrem meningkat di 25 daerah.
KONDISI cuaca di sejumlah lokasi di Bali masih belum normal. Selain masih diliputi mendung dan hujan ringan juga berhembus angin cukup kencang hingga menumbangkan pohon.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk di berbagai wilayah Indonesia. sepekan ke depan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved