Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

4 Jenis Makanan yang Bantu Tubuh Cepat Pulih saat Sakit Tifus

Margaretha Tiffany
09/11/2025 17:32
4 Jenis Makanan yang Bantu Tubuh Cepat Pulih saat Sakit Tifus
Bakteri ini biasanya menular melalui makanan atau air yang terkontaminasi.(Dok. Pixabay)

TIFUS atau tifoid adalah penyakit infeksi serius yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhi. Bakteri ini biasanya menular melalui makanan atau air yang terkontaminasi. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja dan menimbulkan gejala berat jika tidak segera ditangani.

Gejala Tifus yang Perlu Diwaspadai

Beberapa gejala umum tifus meliputi:

  • Demam tinggi yang berlangsung lama
  • Badan terasa lemas
  • Sakit kepala dan nyeri perut
  • Mual dan muntah
  • Hilang nafsu makan
  • Penurunan berat badan
  • Kebingungan pada kondisi berat

Jika tidak segera ditangani, tifus dapat menyebabkan komplikasi serius, bahkan berakibat fatal.

Peran Makanan dalam Pemulihan Tifus

Salah satu masalah utama pasien tifus adalah kehilangan berat badan akibat mual dan kurang nafsu makan. Karena penyakit ini cenderung berlangsung lama, pasien berisiko mengalami malnutrisi. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengonsumsi makanan yang mudah dicerna, bergizi seimbang, dan membantu memperkuat sistem imun.

Berikut jenis makanan terbaik untuk membantu pemulihan saat sakit tifus:

1. Makanan Tinggi Kalori dan Karbohidrat

Karbohidrat berfungsi menjaga energi dan mencegah kelelahan selama masa pemulihan. Pilih sumber karbohidrat yang lembut dan mudah dicerna, seperti:

  • Nasi lembek atau bubur
  • Roti dan sereal
  • Kentang rebus
  • Pisang

Tips: Makan dalam porsi kecil tapi sering agar tubuh tetap bertenaga tanpa membuat perut begah.

2. Makanan Kaya Protein

Protein membantu mempercepat regenerasi sel dan meningkatkan daya tahan tubuh. Pilihan makanan berprotein untuk penderita tifus antara lain:

  • Telur rebus
  • Sup ayam bening
  • Susu atau yogurt
  • Saus apel (lembut dan mudah dicerna)

Bagi vegetarian, bisa memilih sumber protein nabati seperti kacang rebus, tahu, tempe, dan keju rendah lemak.

3. Makanan yang Mengandung Isoflavon

Isoflavon merupakan senyawa nabati yang berfungsi memperkuat sistem imun dan menjaga keseimbangan hormon tubuh. Sumber makanan isoflavon meliputi:

  • Kedelai dan olahannya (tahu, tempe, susu kedelai)
  • Chickpea (kacang arab)
  • Fava bean
  • Pistachio
  • Kacang tanah

4. Makanan dan Minuman Kaya Cairan

Menjaga hidrasi tubuh sangat penting, terutama karena tifus sering disertai diare dan muntah. Beberapa pilihan cairan yang direkomendasikan:

  • Air putih minimal 8-10 gelas per hari
  • Air kelapa muda
  • Jus buah segar tanpa tambahan gula
  • Sup bening

Selain itu, konsumsi buah dan sayur yang tinggi kandungan air seperti semangka, melon, timun, selada, dan seledri juga membantu mencegah dehidrasi.

Makanan yang Sebaiknya Dihindari saat Tifus

Agar proses penyembuhan lebih cepat, hindari makanan berikut:

  • Makanan yang menimbulkan gas, seperti kubis dan kacang mentah
  • Makanan sulit dicerna, seperti daging berlemak
  • Makanan pedas, gorengan, dan olahan cepat saji
  • Sayur dan buah mentah yang tidak dikupas

Kesimpulan

Selama sakit tifus, penting untuk memperhatikan pola makan dan asupan cairan. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang, tinggi kalori, dan mudah dicerna dapat membantu tubuh lebih cepat pulih. Jangan lupa beristirahat cukup dan konsultasikan kondisi dengan dokter untuk perawatan optimal. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik