Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Tim pakar dari Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti bekerja sama dengan Universitas Jember (UNEJ) melaksanakan Kajian Pra-Studi Kelayakan (Pra-FS) atas Aplikasi Sistem Informasi Pencegahan Stunting (SiPenTing), sebuah inovasi digital berbasis riset yang dirancang untuk memperkuat upaya nasional dalam menurunkan angka stunting di Indonesia.
Program ini merupakan bagian dari Skema Hilirisasi Riset Prioritas, Dorongan Teknologi 2025 yang difasilitasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemensaintekdikti) . Kajian dilaksanakan sepanjang September hingga Desember 2025 oleh tim multidisiplin yang dipimpin oleh Dr. Yulianti Keke, SE., M.Si, dengan anggota tim meliputi Dr. Asep Ali Thabah, SE., MMTr, Dr. Veronica, SE., M.Sc., MMTr, Ja’far Ashshadiq Zainal Abidin, S.Kom, Yolla Ayutia, SE., MMTr, dan dengan tim lapangan Siska Amonalisa Silalahi, S.E., MM dan Sekar Widyastuti Pratiwi,S.E., M.Sc, M.MTr.
Aplikasi SiPenTing merupakan hasil riset inovatif Universitas Jember yang dikembangkan oleh tim Ketua Pemilik Produk Inovasi Bapak Honest Dody Molasy S.Sos, MA., CIQaR., CIQnR.,CRP, Ibu Erwin Nur Rif'ah, PhD dan Ibu Nova El Maidah S.Si., M.Cs., sebagai anggota tim Pemilik Produk Inovasi untuk mendukung edukasi gizi, deteksi dini risiko stunting, serta pemantauan kesehatan ibu dan balita melalui sistem digital terintegrasi berbasis cloud computing.
Aplikasi ini telah diuji coba di Desa Taman, Bondowoso, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso, bekerja sama dengan BP4D dan Dinas Kesehatan, Dinas Kominfo-Kabupaten Bondowoso, dan terbukti efektif dalam mendukung kegiatan posyandu serta meningkatkan literasi gizi masyarakat dan melalui kajian Pra-FS, tim pakar berupaya menilai kelayakan teknis, pasar, regulasi, finansial, dan model bisnis untuk memastikan aplikasi dapat diimplementasikan secara berkelanjutan dan diadopsi luas oleh masyarakat, pemerintah daerah maupun tenaga kesehatan.
“SiPenTing tidak hanya sebuah aplikasi, tetapi ekosistem digital untuk mempercepat pencegahan stunting berbasis data dan partisipasi masyarakat. Pra-FS ini penting agar inovasi dapat naik kelas dari prototipe menjadi program nasional,” ujar Dr. Yulianti Keke, Ketua Tim Pakar dari ITL Trisakti.
Kajian Pra-FS SiPenTing melibatkan empat bidang utama, yaitu Kajian Teknis, mencakup validasi teknologi, keamanan data, integrasi dengan sistem kesehatan nasional, dan uji coba lapangan di Bondowoso, Kajian Regulasi dan Legalitas, menelaah aspek kepemilikan intelektual (HKI), kepatuhan terhadap UU Perlindungan Data Pribadi (UU PDP No. 27 Tahun 2022), serta kebutuhan sertifikasi keamanan informasi (ISO 27001), Kajian Finansial dan Risiko, menilai kelayakan investasi, proyeksi biaya operasional, dan strategi pembiayaan jangka Panjang dan Kajian Pasar dan Model Bisnis, termasuk segmentasi pengguna (ibu hamil, balita, kader posyandu), strategi penetrasi pasar, dan penyusunan Business Model Canvas (BMC) sebagai dasar hilirisasi. Pendekatan ini dirancang agar hasil riset dapat dihilirisasi menjadi produk sosial-teknologi yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan sejalan dengan kebijakan nasional kesehatan digital (e-health).
Melalui kombinasi pendekatan ilmiah dan lapangan, kajian ini diharapkan menghasilkan Laporan Akhir Pra-FS yang komprehensif berisi rekomendasi strategi hilirisasi dan diseminasi aplikasi ke wilayah prioritas stunting, rancangan Business Model Canvas (BMC) yang mencakup aspek keberlanjutan finansial dan sosial, analisis kelayakan regulasi serta legalitas kepemilikan dan perlindungan data dan rekomendasi penguatan kemitraan dengan pemerintah daerah, instansi kesehatan, dan lembaga riset.
“Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah sangat penting untuk memastikan bahwa inovasi berbasis riset seperti SiPenTing tidak berhenti di laboratorium, tetapi benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkap Dr. Veronica, pakar regulasi dan kebijakan publik dari ITL Trisakti.
Aplikasi Sistem Informasi Pencegahan Stunting (SiPenTing) merupakan platform digital hasil inovasi riset Universitas Jember yang memadukan fitur edukasi gizi, kalkulator nutrisi, deteksi risiko, jadwal posyandu, dan konsultasi daring. Aplikasi ini dikembangkan berbasis cloud dengan antarmuka ramah disabilitas, serta mampu terintegrasi dengan sistem informasi kesehatan daerah.
“Kami mengembangkan SiPenTing dengan semangat riset untuk solusi nyata. Tujuannya sederhana: menghadirkan teknologi yang mudah digunakan, berbasis bukti, dan benar-benar membantu tenaga kesehatan serta masyarakat dalam mencegah stunting,” ujar Honest Dody, peneliti utama dan pemilik produk SiPenTing Universitas Jember.
Dalam rangka memastikan bahwa aplikasi ini layak untuk dilanjutkan pada tahap berikutnya maka, tim pakar melakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan Puskesmas, Posyandu, BP4D dan Dinas Kesehatan dan Dinas Kominfo dan melakukan survei lapangan dan wawancara dengan para kader posyandu, ibu yang memiliki anak balita, dan tenaga kesehatan di Kabupaten Bondowoso.
Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi dan spesifikasi Aplikasi SiPenTing yang dikembangkan oleh pemilik produk inovasi. Dalam kunjungan tersebut, tim pakar memberikan sejumlah rekomendasi teknis dan strategis yang diharapkan dapat membantu pengembangan aplikasi untuk dapat di gunakan di Kabupaten Bondosowo.
Kajian ini mendukung agenda Transformasi Digital Sektor Kesehatan 2025–2029 serta sejalan dengan SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan SDG 9 (Inovasi dan Infrastruktur).
Melalui SiPenTing, tim peneliti berharap dapat memperkuat sistem monitoring gizi, memperluas edukasi kesehatan ibu-anak, serta mempercepat pencapaian target penurunan prevalensi stunting menjadi di bawah 14% pada 2029.
“Aplikasi SiPenTing memiliki potensi pasar yang kuat sebagai model bisnis sosial berbasis data. Inovasi ini tidak hanya menjawab isu stunting, tetapi juga membangun ekosistem digital kesehatan yang berkelanjutan, sesuai dengan SDG 3 dan SDG 9” ujar Dr. Asep Ali Thabah, pakar Pasar dan Model Bisnis dari ITL Trisakti. (E-3)
INSTITUT Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti menggelar Wisuda Tahun Akademik 2024–2025 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, pada Senin (10/11).
Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti melalui tim dosennya melaksanakan program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat dalam program Pengabdian kepada Masyarakat
Tim dosen Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong literasi digital dan kewirausahaan siswa SMK
Institut Transportasi dan Logistik Trisakti (ITL Trisakti) berkomitmen untuk terus berinovasi. Inovasi disebut sebagai cara terbaik merespons tantangan global.
Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) untuk mendorong pembangunan ekonomi pedesaan.
Ahli kesehatan Ray Wagiu Basrowi menegaskan perbaikan nutrisi dan sistem pencernaan anak krusial demi capai target stunting 14,2% di 2029.
Ia menjelaskan pada 1.000 hari pertama kehidupan penting untuk perkembangan anak dan BGN akan pastikan program untuk seluruh ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita.
SEJUMLAH ibu terlihat berkumpul di sebuah ruang dengan ukuran sekitar 7 x 5 meter dari keseluruhan bangunan dengan luas sekitar 63 meter persegi.
Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat dampak ekonomi program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama satu tahun, mulai dari pelibatan 46 ribu UMKM hingga penyerapan 780 ribu tenaga kerja.
Setelah terkumpul selama satu bulan, telur didistribusikan ke setiap posyandu untuk diberikan kepada anak-anak.
SEGEGAP apapun dunia merayakan Natal, tetap saja titik awal peristiwa dimulai di dalam keluarga, keluarga biasa, pasangan suami istri baru, miskin-sederhana, di tempat terpencil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved