Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
Dalam semangat memperingati Hari Sumpah Pemuda, Rumah123 menghadirkan PropVaganza 2025 by Rumah123 di MARGOCITY, Depok, pada 28 Oktober–2 November 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian PropVaganza ke-5 di tahun 2025, sekaligus mempertegas komitmen Rumah123 sebagai marketplace properti terbesar di Indonesia dalam menghadirkan akses properti yang lebih dekat dan mudah bagi masyarakat.
Vice President Marketing Rumah123, Andry Law, mengatakan bahwa momentum Sumpah Pemuda menjadi pengingat penting tentang semangat kolaborasi dan kemajuan bersama. Hal ini menjadi nilai yang diusung dalam menghadirkan PropVaganza 2025 by Rumah123.
“PropVaganza 2025 by Rumah123 hadir sebagai wujud komitmen kami untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menemukan hunian impian mereka. Dengan semangat muda, kami ingin menularkan semangat optimisme dan keberanian bagi generasi muda untuk mulai melangkah memiliki atau berinvestasi di properti,” ujar Andry dikutip dari siaran pers yang diterima, Jumat (31/10).
Kehadiran PropVaganza 2025 by Rumah123 di Depok sejalan dengan pertumbuhan pesat pasar properti di wilayah ini. Depok mencatat kenaikan indeks harga properti tertinggi di Bodetabek dengan rata-rata kenaikan harga tanah mencapai 10–15% per tahun di area strategis. Pembangunan infrastruktur seperti Tol Desari (Depok–Antasari) dan Tol Cijago (Cinere–Jagorawi) juga memperkuat konektivitas Depok dengan Jakarta dan wilayah sekitarnya, menjadikan kota ini semakin diminati oleh keluarga muda dan investor.
Sementara itu, Head of Brand Communication Rumah123, Bayu Qresna, menambahkan bahwa PropVaganza by Rumah123 bukan sekadar pameran properti, melainkan ruang bagi generasi muda untuk menemukan hunian yang sesuai dengan nilai dan gaya hidup mereka.
“Generasi muda kini melihat rumah bukan sekedar tempat tinggal, tapi juga bagian dari identitas dan gaya hidup mereka. Mereka mencari hunian yang relevan dan sesuai dengan gaya hidup modern, desain, estetika dan tentunya lokasi yang strategis. Melalui PropVaganza 2025 by Rumah123, kami menghadirkan beragam pilihan proyek yang relevan dengan aspirasi tersebut, mulai dari hunian berdesain modern hingga kawasan dengan konektivitas tinggi agar generasi muda bisa menemukan rumah yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan visi mereka,” jelas Bayu.
Pameran ini menghadirkan berbagai pengembang terkemuka, seperti Relife Property, Serpong Natura City, Cimanggis Golf Estate, Perumnas, Metland Transyogi, Grand Wisata, Royal Tajur, Anwa Land, JDS Resort, Premier Promenade, Podomoro Golf View, Prove Holding & Co (Samesta Membangun Indonesia), Casacomo, Greenland Kemang Bogor, Synthesis Huis, dan Heartful Town Depok. Bank Permata juga turut hadir sebagai mitra perbankan resmi yang menawarkan berbagai solusi pembiayaan bagi pengunjung.
Selama pameran berlangsung, pengunjung dapat mengikuti berbagai kegiatan seperti Developer Talk dan Agent Gathering, serta menikmati program promosi menarik seperti Happy Daily Deals dan Wheel of Fortune.
Dengan semangat muda dan kolaboratif, kehadiran PropVaganza 2025 by Rumah123 di Depok dapat memperkuat peran perusahaan dalam menjembatani pengembang, agen, dan masyarakat dan membentuk koridor pertumbuhan baru atau The Next Growth Center di Depok. Melalui inisiatif ini, Rumah123 terus berkomitmen mempermudah generasi masa kini dan mendatang dalam mewujudkan hunian impian mereka. (H-1)
Sektor perumahan menjadi salah satu instrumen strategis Presiden Prabowo Subianto dalam mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
Wamen PKP Fahri Hamzah menilai angka backlog perumahan belum bisa dianggap demand riil karena tidak dipetakan dan tidak terkonsolidasi sebagai kebutuhan.
HUNIAN berbasis Transit Oriented Development (TOD) semakin diminati masyarakat. Saat ini pilihan hunian tersebut juga semakin terjangkau.
BTN mulai menggeser wajah bisnisnya dari bank pembiayaan perumahan konvensional menuju ekosistem yang menyatukan hunian, gaya hidup, dan peluang usaha
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
The HUD Institute mengingatkan pemerintah bahwa persoalan perumahan nasional tidak dapat diselesaikan dengan pendekatan proyek semata
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved