Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
GURU Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof. Dr. dr. Rino Alvani Gani Sp.PD K-GEH mengatakan gaya hidup tidak sehat yang menyebabkan obesitas dan diabetes menjadi penyebab perlemakan hati (fatty liver), yang memicu kanker pada hati.
"Jadi gaya hidup itu menimbulkan fatty liver, dan fatty liver bisa menyebabkan kanker hati, sekarang kita menjalankan pandemi obesitas, kegemukan, gaya hidup sangat memengaruhi," kata Rino, dikutip Senin (20/10).
Rino mengatakan perlemakan hati kini menjadi penyebab kanker hati nomor dua di Indonesia setelah hepatitis B dan C, dan penyebab utama terjadinya kanker hati dalam skala dunia.
Hal ini karena semakin banyak masyarakat yang mengonsumsi makanan berlemak, goreng-gorengan, makanan terlalu manis dan kurangnya aktivitas atau olahraga rutin, selain juga mengonsumsi minuman alkohol.
Rino mengatakan kebiasaan banyak mengonsumsi minuman boba, pemanis dengan susu kental manis juga menyebabkan diabetes yang memengaruhi risiko kanker hati, meskipun sudah ditangani dengan pengobatan diabetes.
Rino mengatakan, kanker hati yang sudah memasuki stadium lanjut memiliki gejala antara lain berat badan turun, perut membesar, badan lemas hingga tidak bisa beraktifitas, kulit menguning karena bilirubin tinggi dan nyeri pada perut yang sering disangka penyakit maag.
Sayangnya, gejala ini tidak dirasakan sejak awal dan tidak diketahui pasien jika tidak melakukan pemeriksaan kesehatan, sehingga sering kali telat penanganannya dan sudah memasuki kanker hati stadium lanjut, dan terapi kuratif tidak bisa diberikan.
"Jadi, gejalanya sakit tuh kalau udah besar atau sudah lanjut. Jadi, gejala awal itu enggak ada pada kebanyakan kanker. Bahkan, banyak
juga pasien sebenarnya dia udah tahu kalau dia sakit liver, kemudian berobat, dia enggak merasa sakit apa-apa, enggak kontrol lagi, jadi nggak heran banyak kanker hati datang ke rumah sakit dalam kondisi sudah lanjut,' kata Rino.
Untuk mencegah peningkatan risiko kanker hati bagi penderita diabetes, Rino menyarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui kondisi fibrosis atau tingkat kerusakan hati dengan fibro scan.
Selain itu juga perlu memperbaiki gaya hidup dengan rajin berolahraga dan mengurangi makanan manis dan berlemak. (Ant/Z-1)
Minyak sawit sering dianggap berbahaya. Simak fakta ilmiah tentang komposisi lemak, risiko kanker, obesitas, dan kesehatan jantung yang jarang diketahui publik.
Efektivitas terapi kanker harus berjalan selaras dengan kondisi fisik dan psikologis pasien.
Hingga saat ini, para peneliti masih mendalami penyebab pasti munculnya kanker paru pada nonperokok.
Peneliti University of Waterloo merekayasa bakteri Clostridium sporogenes untuk mengonsumsi tumor. Gunakan sistem "sirkuit DNA" agar aman bagi tubuh.
Di Indonesia usia kanker paru 10 tahun lebih muda dibandingkan di luar negeri. Angkanya juga meningkat terutama pada perempuan yang tidak merokok dan usia muda
Kondisi tubuh yang kuat sangat diperlukan agar anak mampu menghadapi berbagai efek samping akibat kemoterapi.
TANTANGAN dan dinamika penyakit hati di Indonesia disoroti. Penyakit hati di Indonesia menunjukkan pola yang semakin kompleks, mulai dari hepatitis kronis, sirosis, hingga kanker hati.
Riset terbaru MIT menemukan bahwa diet tinggi lemak memaksa sel hati masuk ke "mode bertahan hidup" yang justru memicu risiko kanker hati.
Tanpa disadari, benda dan makanan di dapur bisa memicu kanker hati. Kenali penyebabnya seperti aflatoksin pada makanan berjamur dan peralatan dapur kayu.
Hati memiliki peran yang sangat penting bagi tubuh manusia
Jumlah penderita kanker hati di seluruh dunia diperkiakan hampir dua kali lipat pada 2050, jika pencegahannya tidak segara ditingkatkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved