Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BAGI banyak orang, secangkir kopi adalah “ritual wajib” setiap pagi yang mampu membuat otak lebih siaga. Namun, bagi kamu yang tidak bisa memulai hari tanpa kopi, mungkin sudah saatnya mempertimbangkan alternatif lain yang lebih menyehatkan, yaitu teh hijau.
Sejumlah penelitian menunjukkan teh hijau memiliki berbagai manfaat yang bahkan tidak dimiliki kopi.
Penelitian di Jepang menemukan lansia yang rutin mengonsumsi teh hijau berisiko lebih rendah terkena demensia. Kandungan antioksidan utama dalam teh hijau, yaitu epigallocatechin gallate (EGCG), membantu melindungi otak dari penumpukan amyloid ?, yaitu zat yang sering ditemukan pada otak penderita Alzheimer.
Dengan kata lain, secangkir teh hijau setiap hari tidak bisa menjadi “pelindung” otak jangka panjang.
Kopi memang dapat membuat mata segera terjaga. Tetapi efeknya sering kali diikuti crash, seperti rasa gelisah, detak jantung meningkat, atau rasa kantuk berat beberapa jam kemudian.
Berbeda dengan teh hijau. Minuman itu mengandung kadar kafein yang lebih rendah, yakni sekitar 30–50 mg per cangkir, jauh di bawah kopi yang dapat mencapai 200 mg. Dengan demikian, kamu tetap dapat merasa fokus dan segar tanpa mengalami efek samping yang berlebihan.
Teh hijau berasal dari daun dan pucuk muda Camellia sinensis yang kaya akan antioksidan jenis katekin. Sekitar 80% di antaranya merupakan EGCG, yaitu zat yang berperan dalam melawan peradangan serta melindungi sel-sel tubuh dari radikal bebas.
Menurut ahli gizi Priya Tew, antioksidan bekerja dengan menetralkan molekul berbahaya yang dapat menyebabkan penuaan dini hingga penyakit kronis. Oleh karena itu, setiap tegukan teh hijau dapat dianggap sebagai “investasi kecil” untuk tubuh yang lebih sehat.
Konsumsi teh hijau secara rutin terbukti dapat membantu menurunkan tekanan darah serta kadar kolesterol jahat (LDL). Kandungan antioksidan polifenol di dalamnya berperan menjaga elastisitas pembuluh darah dan melancarkan aliran darah, sehingga dapat mencegah penyumbatan yang berpotensi memicu penyakit jantung.
Sejumlah penelitian juga menunjukkan adanya kaitan antara kebiasaan minum teh hijau dan penurunan risiko stroke. Sehingga, selain memberikan efek menenangkan bagi pikiran, teh hijau juga berkontribusi menjaga ritme jantung agar tetap stabil.
Sejumlah penelitian menunjukkan kandungan katekin dan kafein dalam teh hijau dapat meningkatkan metabolisme tubuh serta mempercepat proses pembakaran lemak. Zat aktif EGCG berperan dalam meningkatkan kadar hormon norepinefrin, yaitu hormon yang membantu memecah sel-sel lemak dalam tubuh.
Meskipun efeknya tidak bersifat signifikan, konsumsi teh hijau secara rutin dapat mendukung upaya penurunan berat badan, terutama bila disertai dengan pola makan sehat dan olahraga teratur. Dengan demikian, minum teh hijau dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga berat badan tetap ideal.
Pada akhirnya, mengganti kopi dengan teh hijau bukan berarti mengorbankan kenikmatan, melainkan memberikan tubuh kesempatan untuk beristirahat dari ledakan kafein yang biasanya berasal dari kopi. Sekarang kita tahu bahwa selain memberikan efek menenangkan, teh hijau juga menawarkan manfaat jangka panjang bagi kesehatan otak, jantung, dan metabolisme tubuh.
Mungkin sudah saatnya untuk menukar aroma pekat kopi di pagi hari dengan kehangatan lembut teh hijau. (The Telegraph/Z-2)
Kafein dalam dosis tinggi dapat merangsang sistem saraf simpatis, yang berdampak pada meningkatnya detak jantung serta munculnya rasa gelisah
Program Desa Sejahtera Astra berhasil meningkatkan pendapatan petani kopi Garut dari Rp1,3 juta menjadi Rp3,7 juta per bulan serta menembus pasar ekspor.
Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI) berpartisipasi dalam Japan International Food & Beverage Expo (JFEX) 2025 pada 3 - 5 Desember di Makuhari Messe, Tokyo, Jepang.
Meningkatnya konsumsi kopi dunia mendorong negara-negara produsen untuk semakin agresif memperkenalkan karakter kopi mereka ke pasar global.
Tanggal 5 Desember diperingati sebagai Hari Kopi Turki Sedunia. Tanggal ini dipilih untuk menandai pengakuan Kopi Turki oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda pada 2013.
Melalui dukungan pembiayaan yang tepat sasaran, Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Sidomulyo Jember mampu memperluas skala bisnis hingga menembus pasar ekspor komoditas kopi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved