Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Tamsil Linrung, mengapresiasi kinerja dan peningkatan pelayanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sewon 2, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kunjungan tersebut dilakukan pada Rabu (8/10).
Dalam kunjungan itu, Tamsil meninjau langsung proses penyiapan hingga distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG)untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai standar Badan Gizi Nasional (BGN).
Ia didampingi oleh Kepala SPPG DIY Gagat Widyatmoko dan Kepala SPPG Sewon 2 Andika Yuana Utama. Rombongan juga berkeliling ke area dapur untuk melihat proses memasak dan pengemasan makanan.
"Program MBG ini adalah inisiatif yang langsung menyasar masyarakat, khususnya anak-anak kota para pelajar. Karena itu saya berharap, kita semua berperan menjaga agar berjalan sesuai dengan harapan," kata Tamsil dalam keterangan yang diterima, Jumat (10/10).
Menanggapi sejumlah kasus keracunan makanan di beberapa daerah, Tamsil menyampaikan bahwa ia telah meneruskan laporan masyarakat kepada Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang.
"BGN berkomitmen bahwa SPPG yang tidak sesuai dengan aturan akan ditindak tegas dan ditutup agar ada efek jera. Hal itu sejalan dengan apa yang diinginkan DPD," kata senator dari Provinsi Sulawesi Selatan tersebut.
Usai meninjau SPPG Sewon 2, Tamsil bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke SMP Negeri 3 Sewon, salah satu penerima manfaat MBG. Ia menyempatkan diri berbincang dengan para siswa yang telah menikmati program tersebut sejak April 2025. Menurutnya, para siswa sangat antusias terhadap program prioritas nasional ini.
Di akhir kunjungan, Tamsil mengajak seluruh anggota DPD RI untuk aktif mengawasi pelaksanaan MBG di daerah masing-masing agar manfaatnya bisa dirasakan secara maksimal.
"MBG ini program yang multiplier effect. Menggerakkan sektor riil, menyerap tenaga kerja, menyerap hasil pertanian dan pangan lokal, serta mempromosikan gaya hidup sehat yang higienis. Makanya saya menyerukan semua Anggota DPD memberikan dukungan," kata dia. (P-4)
BGN menargetkan peningkatan kualitas layanan Program Makan Bergizi (MBG) pada 2026 melalui penerapan akreditasi dan sertifikasi bagi seluruh satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).
Menyikapi beredarnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa makanan dari SPPG Karyasari Sukaresmi didistribusikan menggunakan kantong plastik, pihak SPPG buka suara.
Sebanyak 43,5% penduduk Indonesia belum mampu membeli pangan sehat
KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa di awal tahun ini jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah mencapai 19.800 unit.
Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat dampak ekonomi program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama satu tahun, mulai dari pelibatan 46 ribu UMKM hingga penyerapan 780 ribu tenaga kerja.
Selain SLHS, dapur SPPG juga diwajibkan mengikuti serangkaian tahapan pengujian, mulai dari uji laboratorium air dan makanan, sebagai bagian dari penilaian kelayakan higiene sanitasi dapur.
BGN menargetkan peningkatan kualitas layanan Program Makan Bergizi (MBG) pada 2026 melalui penerapan akreditasi dan sertifikasi bagi seluruh satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).
Fadly mengatakan, pada rapat koordinasi itu BGN mengundang pemerintah daerah hingga tingkat kecamatan untuk mempersiapkan pendataan calon penerima manfaat MBG
MBG menjadi salah satu strategi efektif dalam menekan kemiskinan secara tidak langsung.
Dalam waktu singkat, Indonesia berhasil membangun sistem Makan Bergizi Gratis (MBG) berskala masif hingga menarik perhatian Jepang untuk belajar langsung ke lapangan.
Menyikapi beredarnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa makanan dari SPPG Karyasari Sukaresmi didistribusikan menggunakan kantong plastik, pihak SPPG buka suara.
Relawan dapur Makan Bergizi Gratis di Semarang mengaku terbantu secara ekonomi. Warga berharap program MBG terus berlanjut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved