Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI, Ahmad Haikal Hasan menegaskan bahwa produk-produk halal memiliki potensi besar untuk memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di kancah global.
Hal itu disampaikan Haikal Hasan dalam acara Gathering Media dan Pengusaha bertema "Menuju Wajib Halal Oktober 2026: Memperkuat Ekosistem Halal dengan Tertib Halal" yang digelar di Cibubur, Kota Bekasi, pada Senin (6/10).
"Dengan produk halal maka daya saing tentunya akan meningkat," kata Haikal Hasan.
Menurutnya, tren global menunjukkan bahwa produk halal kini tidak lagi dipersepsikan semata-mata sebagai kebutuhan umat Islam, melainkan telah menjadi simbol kualitas yang mencakup aspek kesehatan, kebersihan, dan keberlanjutan lingkungan.
"Dunia saat ini sedang agresif dengan produk halal karena melambangkan health atau kesehatan, clean atau kebersihan, dan going back to green concept atau relevansi dengan alam. Ini bisa menjadi daya saing produk dalam negeri di pasar internasional," jelasnya.
Lebih lanjut, Haikal Hasan menekankan bahwa konsep halal bersifat universal dan tidak terbatas pada identitas agama tertentu. Menurutnya, penerapan prinsip halal sejalan dengan peningkatan mutu dan nilai tambah suatu produk.
"Halal adalah konsep nilai yang berlaku untuk semua orang, tidak memandang latar belakang agama," ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa negara-negara dengan produksi terbesar produk halal di dunia saat ini bukan hanya berasal dari negara mayoritas Muslim.
"Produk terbesar halal saat ini adalah China, Brasil, dan Amerika Serikat," tuturnya.
Melalui penguatan ekosistem halal dan kepatuhan terhadap regulasi jaminan produk halal, Haikal optimistis Indonesia dapat menjadi pemain utama dalam industri halal global menjelang pemberlakuan wajib halal pada 2026. (Fik/M-3)
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita dan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan dalam rangka meningkatkan kinerja industri halal nasional.
Tujuan utama dari kesepakatan ini adalah membangun sinergi yang kuat, harmonisasi program, dan kolaborasi yang efektif dalam melaksanakan sosialisasi, edukasi, dan promosi bidang JPH.
Sertifikat halal, penerapan jaminan produk halal bukan hanya bagian dari ajaran agama, tetapi juga strategi penting dalam meningkatkan kepercayaan konsumen
KEPALA BPJPH RI, Ahmad Haikal Hasan menegaskan bahwa para kepala dapur menjadi prioritas utama dalam sertifikasi halal bagi SPPG MBG.
KEMENTERIAN Pariwisata (Kemenpar) berkolaborasi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJHP) dengan mendorong sertifikasi produk halal di 20 Desa Wisata.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mempertegas komitmennya dalam mendukung daya saing pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) sektor perikanan melalui penguatan ekosistem halal.
Tujuan utama dari kesepakatan ini adalah membangun sinergi yang kuat, harmonisasi program, dan kolaborasi yang efektif dalam melaksanakan sosialisasi, edukasi, dan promosi bidang JPH.
Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk halal, kehalalan kini tak lagi sekadar syarat, melainkan menjadi simbol kualitas, keamanan, dan tanggung jawab moral.
Ia menjelaskan, secara global, halal sudah menarik bukan di negara muslim saja, tapi sudah menyasar ke negara non muslim seperti Tiongkok, Jepang, Rusia bahkan negara-negara Eropa
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved