Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan akan menjalani perintah sesuai perintah Presiden Prabowo Subianto terkait penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG) termasuk isu moratorium karena rentetan kasus keracunan MBG.
"Terkait dengan kegiatan MBG, saya tetap diperintahkan oleh Pak Presiden untuk melakukan percepatan-percepatan karena banyak anak, banyak orang tua yang menantikan terkait kapan menerima MBG," kata Dadan dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (2/10).
"Di luar perintah itu saya tetap melaksanakan, kecuali nanti Pak Presiden mengeluarkan perintah lain," sambungnya.
Selain itu, ia juga membahas mengenai dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bermasalah, untuk sementara diberhentikan dulu karena ada kejadian yang memang harus dianalisis dan diinvestigasi sehingga akan tahu sebetulnya apa yang terjadi di tempat tersebut.
"Sekaligus juga kita merupakan aspek kehati-hatian karena ketika kita sudah melakukan kegiatan dan ada masalah, biasanya akan ada datang tuntutannya. Seperti contoh yang sudah saya contohkan di Nusa Tenggara Timur (NTT)," ujar dia.
Ia menceritakan ada satu kejadian di NTT, satu SMP dihentikan begitu ada kejadian dan 10 hari kemudian ternyata di SMP itu mengalami keracunan yang bukan dari MBG. Ini salah satu aspek untuk kehati-hatian terkait dengan hal tersebut.
Selain melakukan diinvestigasi dan menganalisis perbaikan, Dadan menyebut ada perbaikan fasilitas dan lain-lain, juga sambil memitigasi kepada atau melakukan kegiatan-kegiatan kepada para penerima manfaat.
"Oleh sebab itu, maka SPPG yang bersangkutan, baik itu SPPG maupun mitranya, harus melakukan pendekatan-pendekatan terkait dengan trauma yang muncul di masyarakat," pungkasnya. (H-3)
Hingga saat ini mega proyek MBG ini sudah berjalan 1 tahun 2 bulan. Dan target penerima manfaatnya 82,9 juta yang terdiri dari ibu hamil, menyusui, anak balita.
Hal itu ditegaskan Dadan dalam konperensi pers khusus program MBG di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cibuluh 1, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/2).
Pernyataan Dadan itu menjawab adanya narasi yang menyebut anggaran besar MBG berasal dari pos pendidikan, pos kesehatan dan pos bantuan pemerintag di lembaga kementrian lain.
Badan Gizi Nasional (BGN) meluruskan informasi yang beredar terkait besaran alokasi anggaran dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sangat penting bagi SPPG untuk melakukan pengelolaan limbah dan penegakan standar operasional prosedur
Kemensos bersama Badan Gizi Nasional (BGN) mematangkan skema pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.
PRESIDEN Prabowo Subianto mengungkapkan data statistik terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan hingga saat ini.
PRESIDEN Prabowo Subianto menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat ini telah menjangkau sebanyak 60,2 juta orang penerima manfaat.
Presiden Prabowo menyatakan dana MBG bersumber dari hasil efisiensi dan penghematan terhadap praktik belanja negara yang selama ini tidak produktif dan rawan
PRESIDEN Prabowo Subianto curhat soal pertama kali meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Prabowo mengaku sempat mendapat ejekan dari kalangan intelektual.
Koperasi Pondok Pesantren (Koppontren) Al-Kautsar Al-Akbar juga menyuplai kebutuhan dalam ekosistem program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG).
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mendorong optimalisasi distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar menjangkau kelompok rentan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved