Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Menkes Usulkan Laporan Keracunan MBG Diumumkan Rutin seperti Covid-19

M Iqbal Al Machmudi
02/10/2025 14:28
Menkes Usulkan Laporan Keracunan MBG Diumumkan Rutin seperti Covid-19
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (2/10/2025).(Antara)

MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.

"Nanti kita akan berkonsolidasi dengan badan komunikasi pemerintah kalau perlu misalnya ada update harian atau mingguan atau bulanan yang seperti dulu kita lakukan pada saat covid-19 itu kita bisa lakukan," kata Budi dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (2/10).

Beberapa kementerian/lembaga melangsungkan rapat koordinasi terkait penanganan keracunan MBG di daerah. Dalam rapat tersebut juga disetujui laporan keracunan pangan dari puskesmas, dinas kesehatan, dan Kementerian Kesehatan.

"Tadi yang kita bicarakan khususnya dari pengawasan adalah kita ingin melakukan standarisasi dari laporan dan angka-angka. Tadi sudah disetujui bahwa kita akan menggunakan angka sistem laporan yang sekarang sudah terjalin untuk keracunan pangan dari puskesmas, dinas kesehatan, dan Kementerian Kesehatan," ujar dia.

Angka-angka itu akan muncul setiap hari, minggu, dan nanti angkanya akan dikonsolidasikan bersama antara Kemenkes dan Badan Gizi Nasional.

Bahwa dari sisi angka keracunan yang terjadi sudah sepakat menggunakan sistem yang ada sekarang yang sudah dibangun laporannya dari level pususkesmas ke atas.

Di kesempatan yang sama Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menyampaikan pemerintah melaksanakan rapat koordinasi melanjutkan rapat koordinasi minggu lalu. Ia menyebut pemerintah terus menerus memastikan program akan bergizi gratis, berjalan aman, layak sesuai SOP dan tepat sasaran. 

"MBG adalah hak dasar wagah negara dalam memenuhi asupan gizi yang layak agar menjadi generasi unggul masa yang akan datang," kata Zulkifli.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengakui program MBG masih ada tantangan dan kekurangan namun komitmen pemerintah jelas, respon cepat, dan instruksi presiden perbaiki sistem, perkuat tata kelola MBG secara menyeluruh.

"Hari ini tadi kami ada beberapa fokus yang akan kami bahas yaitu mengenai penyelenggaraan di BGN kemudian pengawasan," pungkasnya. (Iam/I-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik