Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Medcom.id kembali menggaungkan beasiswa OSC dengan menggelar Road Show Beasiswa OSC di kampus UMSU, Kota Medan, Rabu (10/9). Kegiatan dihadiri ratusan siswa menengah atas dari berbagai daerah di Sumut.
Herfindo Satria Gading, Head of Corporate Communications Medcom.id, mengatakan kegiatan ini diadakan untuk menasionalkan Beasiswa OSC.
"Karena sayang sekali banyak kampus yang bagus dan punya kuota beasiswa tapi infonya kurang tersebar ke siswa/i Indonesia yang berprestasi," ujarnya di sela kegiatan.
OSC (Online Scholarship Competition) merupakan kompetisi beasiswa online pertama di Indonesia yang diselenggarakan oleh Surya Edukasi Bangsa Foundation dan Medcom.id. Saat ini sudah ada 71 universitas favorit di Indonesia yang menjadi mitra kerja sama, termasuk Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).
OSC memberikan beasiswa S-1 dan S-1 untuk mahasiswa sejak awal masuk hingga selesai kuliah dengan durasi empat tahun. Untuk bisa memperoleh beasiswa pada tahun depan, jelasnya, terdapat dua tahap yang harus dilewati peserta OSC.
Yaitu tahap online test di bulan November dan tahap final test, berupa wawancara dengan pihak kampus, di bulan Desember. Peserta juga bisa mengikuti try out di bulan Oktober atau November.
Dan setelah setiap tahapan sudah selesai, informasi para penerima beasiswa akan diumumkan pada bulan Desember.
Wakil Rektor I UMSU Muhammad Arifin mengatakan, kampusnya merasa bangga bisa bekerja sama dengan OSC dalam mencerdaskan anak bangsa. Beasiswa OSC disebut sangat membantu generasi muda yang mengalami kesulitan pembiayaan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Kerja sama beasiswa ini baru dimulai UMSU sejak 2021 sehingga jika dilihat dari masa studi, masih ada mahasiswa penerima manfaat yang belum tamat. Karena itu belum diketahui persis di bidang pekerjaan atau aktivitas apa saja mereka geluti setelah tamat.
Namun dia memastikan setiap mahasiswa penerima beasiswa OSC di UMSU tercatat memiliki nilai atau prestasi yang baik. Termasuk prestasi non-akademik, seperti di bidang olahraga, seni, membaca atau menghafal Al Quran.
Manajemen kampus pun secara reguler melakukan evaluasi kepada mereka untuk tetap mempertahankannya atau tidak. Menurut dia, UMSU sebenarnya memiliki banyak mahasiswa berprestasi akademik dan non-akademik.
Namun karena alokasi beasiswa yang terbatas, manajemen kampus melakukan seleksi untuk mencari siapa yang paling layak dan membutuhkannya.
"Setiap periode (tahun) kami mendapat kuota 20 orang," ungkapnya.
Karena itu dia berharap kepada para penerima beasiswa untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Dan jangan takut gagal untuk mempertahankan dan bahkan meningkatkan prestasinya.
Karena menurutnya, kegagalan merupakan proses pembelajaran untuk meraih kesuksesan. Dia pun berharap kerja sama dengan OSC bisa terus berkelanjutan dan berjalan dengan baik. (H-2)
Dewan Kehormatan Asosiasi Jaringan Beasiswa Indonesia, Tantowi Yahya menegaskan pentingnya akses pendidikan sebagai jalan menuju masa depan yang lebih baik.
Kehadiran OSC di acara ini merupakan bentuk dukungan terhadap gerakan Beasiswa Indonesia yang diusung oleh Koalisi Beasiswa Merah Putih dan Forum Beasiswa Indonesia.
ONLINE Scholarship Competition (OSC) Medcom.id resmi dibuka pada hari ini. Program beasiswa yang telah hadir sejak tahun 2015 tersebut, pada tahun ini membagikan 399 beasiswa.
Ia juga berharap lebih banyak lagi beasiswa di bidang-bidang prioritas, antara lain pangan, energi, air, dan industri hilirisasi.
Anwar-Reny mencatat capaian program BERANI di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, mulai dari 23.568 beasiswa hingga layanan kesehatan bagi 135.084 warga.
Farhan menyebut, dalam pendekatan yang lebih logis, penerima beasiswa negara seharusnya memiliki komitmen moral untuk kembali dan berkontribusi bagi Indonesia.
EMPAT alumni telah mengembalikan dana sebesar Rp1 hingga Rp2 miliar karena terbukti dijatuhi sanksi akibat tak menjalankan kewajiban mereka. Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDP
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) masih menghitung besaran dana beasiswa yang akan dikembalikan oleh alumni Arya Iwantoro, suami Dwi Sasetyaningtyas
Pengamat soroti polemik mantan penerima beasiswa LPDP. Simak analisis mengenai celah aturan, dilema karier, dan urgensi perencanaan tenaga kerja nasional.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Stella Chrstie ikut memberikan tanggapan terkait alumni LPDP viral karena ogah anaknya menyandang status WNI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved