Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
BAGI banyak orang, menikmati camilan telah menjadi bagian dari rutinitas harian. Hal ini dilakukan karena alasan tidak ingin makan dalam jumlah yang terlalu besar dan memilih untuk menunda waktu makan utama. Namun, kebiasaan ngemil secara berlebihan tanpa melihat nilai gizi yang terkandung didalam camilan tersebut, dapat membahayakan kesehatan apabila dikonsumsi dalam waktu yang panjang. Salah satu risiko terbesar dari kebiasaan ngemil adalah naiknya kadar kolesterol dalam tubuh.
Tetapi, tidak perlu khawatir karena saat ini banyak makanan sehat yang kaya akan serat seperti buah-buahan, kacang-kacangan, dan sayur-sayuran. Dengan jumlah konsumi yang cukup dan tidak berlebihan, manfaat yang didapatkan pun akan lebih terasa. Memperhatikan waktu ngemil juga sangat penting, yakni tetap konsumsi makanan utama yang mengandung karbohidrat. Porsi camilan dan makanan utama yang cukup dapat membuat pola hidup yang sehat.
Salah satu camilan sehat yang berasal dari kacang-kacangan, yakni kacang pecan. Kacang ini ternyata lebih sehat untuk dikonsumsi sebagai camilan. Dengan mengganti kacang pecan sebagai camilan, merupakan satu langkah cerdas untuk kesehatan anda.
Menurut laman Science Focus, hasil penelitian yang dimuat dalam American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa partisipan yang mengonsumsi kacang pecan mengalami penurunan kadar kolesterol total, kolesterol LDL, kolesterol HDL, rasio kolesterol total terhadap HDL, serta kadar trigliserida.
Kolesterol LDL ini umumnya disebut sebagai kolesterol ‘jahat’ yang dapat menumpuk di arteri dan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. “Mengganti camilan biasa dengan pecan memperbaiki faktor risiko utama penyakit jantung termasuk kadar kolesterol darah dan kualitas pola makan”, ujar Kristina Petersen, Profesor Madya Ilmu Gizi di Penn State.
Penelitian ini menunjukkan mengganti camilan dengan kacang pecan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesehatan. Mengonsumsi kacang pecan dalam jumlah yang wajar terbukti efektif menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Kandungan gizi yang terdapat di kacang pecan mampu menggantikan camilan yang saat ini justru tidak mengandung banyak gizi.
Hal ini menunjukkan bahwa memilih pecan daripada camilan yang kurang bergizi dapat mendorong pola makan yang lebih sehat secara keseluruhan. Dengan melakukan perubahan kecil yang sederhana dapat mendukung pola makan yang lebih seimbang. Tentunya kebiasaan ini jika dilakukan secara konsisten dan menyeluruh dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi tubuh. (Science Focus/rspp.co.id/Z-2)
Riset terbaru menunjukkan rutin mengonsumsi kacang pecan efektif menurunkan kolesterol LDL dan menjaga kesehatan jantung tanpa risiko berat badan naik.
Penyakit jantung tak hanya dipengaruhi genetik. Ahli Mayo Clinic menyebut gaya hidup punya peran lebih besar.
Kuning telur ternyata kaya nutrisi dan tak selalu memicu kolesterol tinggi. Studi terbaru menyarankan konsumsi telur utuh secara seimbang.
WAKIL Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengimbau masyarakat untuk tetap mengatur makanan di masa lebaran agar tetap sehat.
Meski sulit menolak hidangan khas Lebaran seperti opor ayam dan rendang, menjaga pola konsumsi tetap menjadi kunci utama untuk menghindari lonjakan kolesterol.
Perawat PMI Cabang Jakarta Timur, Ahmad Zulfikar, menjelaskan bahwa pemudik yang memeriksakan diri rata-rata mengeluhkan sakit kepala hebat.
Minyak sawit sering dianggap berbahaya. Simak fakta ilmiah tentang komposisi lemak, risiko kanker, obesitas, dan kesehatan jantung yang jarang diketahui publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved