Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MERASA lelah adalah hal yang biasa. Namun, jika kamu sering mengalami kelelahan yang berkepanjangan tanpa alasan yang jelas dan tidak ada tanda perbaikan, sebaiknya kamu lebih perhatian terhadap kesehatanmu. Munculnya kanker, khususnya di otak, dapat menyebabkan perasaan lelah yang berkepanjangan.
Saking lelahnya, pasien kanker otak mungkin bisa tertidur di siang hari dan kehilangan kemampuan untuk berkonsentrasi. Kelelahan ini membuat penderita lebih mudah marah.
Meskipun rasa lelah dapat menjadi salah satu gejala kanker otak, tidak semua kelelahan menandakan adanya kanker. Ada beberapa kondisi lain yang juga dapat menyebabkan kelelahan, seperti penyakit autoimun, gangguan saraf, dan anemia.
Kelelahan adalah suatu hal yang sering dialami banyak orang. Rasa lelah bukan satu-satunya gejala yang terkait dengan kanker otak. Tanda-tanda kanker otak bervariasi untuk setiap orang, tergantung pada jenis, ukuran, dan lokasi tumor di otak.
Sel kanker yang berada di otak dapat merusak sel saraf, yang berakibat pada gangguan sinyal listrik dan menyebabkan kejang. terkadang, kejang bisa menjadi tanda awal kanker otak. Namun, kondisi ini juga bisa terjadi dalam berbagai tahap penyakit. Diketahuim setengah dari penderita tumor otak pernah alami satu kejang.
Kanker ini dapat mengganggu kinerja otak sehingga memengaruhi kepribadian dan perilaku penderitanya. Penyakit ini dapat menyebabkan perubahan suasana hati yang sulit dijelaskan.
Jika sebelumnya penderita adalah sosok yang ramah, kanker otak bisa membuatnya mudah tersinggung. Jika pasien dulu sangat aktif, mereka bisa tiba-tiba menjadi sangat pasif setelah kanker muncul.
Perubahan ini mungkin disebabkan oleh penyebaran kanker ke bagian tertentu dari otak, seperti lobus frontal atau temporal. Gejala ini bisa muncul sejak awal, tetapi bisa juga diakibatkan oleh kemoterapi atau terapi kanker lainnya.
Kesulitan dalam mengingat dapat terjadi saat kanker menyebar ke lobus frontal atau temporal. Hal ini membuat penderita sulit berkonsentrasi dan lebih mudah teralihkan.
Mereka menemui kesulitan dalam membuat keputusan dan sering kebingungan tentang hal-hal yang seharusnya sederhana. Seiring waktu, pasien kanker otak bisa kesulitan menyelesaikan banyak tugas dan merencanakan kegiatan.
Itulah beberapa gejala umum yang dapat muncul pada penderita kanker otak. Perlu diingat, rasa lelah tidak selalu menandakan adanya kanker otak. Yang paling penting, segera konsultasikan kepada dokter jika rasa lelah yang kamu alami tidak kunjung membaik. (Bali Royal Hospital/Z-2)
Gangguan persepsi warna bukan sekadar buta warna biasa. Kenali hubungan perubahan warna mata dengan gejala kanker otak hingga risiko kanker kandung kemih.
Studi itu menemukan hubungan antara paparan partikel super kecil polutan udara (PM2,5) dan nitrogen dioksida dengan peningkatan risiko tumor otak.
Sophie Kinsella, penulis best-seller seri "Shopaholic", meninggal dunia di usia 55 tahun setelah berjuang melawan kanker otak agresif.
Taylor Swift menyumbang US$100.000 untuk membantu Lilah, bocah 2 tahun yang berjuang melawan kanker otak langka.
Studi Cambridge menemukan cara baru hentikan penyebaran kanker otak glioblastoma dengan membekukan molekul asam hialuronat. Solusi ini beri harapan terapi baru.
Tidur cukup bukan sekadar istirahat. Ini 7 manfaat tidur berkualitas bagi kesehatan tubuh dan mental.
Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes Azhar Jaya menyebut Indonesia kekurangan 92 ribu dokter dan meluncurkan program pendidikan spesialis hospital based.
KEBIASAAN kurang bergerak atau duduk terlalu lama saat bekerja alasan mengapa bahu, leher, atau punggung terasa sakit. 7 gerakan peregangan meredakan punggung bawah.
Peran brand dalam sektor kesehatan terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat.
HINGGA Februari 2026, belum ada kasus positif infeksi virus Nipah di Indonesia.
MINIMNYA aktivitas fisik disebut sebagai salah satu faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami demensia atau Alzheimer usia muda
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved