Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
TAYLOR Swift kembali menunjukkan kepeduliannya. Pada Jumat (17/10), penyanyi berusia 35 tahun itu diam-diam memberikan donasi kepada keluarga seorang bocah perempuan berusia dua tahun bernama Lilah, yang didiagnosis menderita kanker otak stadium 4.
Lilah diketahui mengalami kejang pertama kali saat berusia 18 bulan. Sejak Maret lalu, keluarganya telah menggalang dana melalui GoFundMe untuk membiayai perawatan intensif sang anak.
Kisah Lilah menarik perhatian Swift setelah ibunya, Katelynn Smoot, membagikan video di TikTok akun “Stand with Lilah” pada 8 Oktober lalu. Dalam video tersebut, Lilah terlihat menonton video Swift di iPad dan dengan polos menyebut sang penyanyi sebagai “temanku.”
“Ini mungkin salahku,” tulis Katelynn dalam keterangan video itu. Ia juga mengungkap saat hamil, nama Lilah sebenarnya akan diberi nama Willow, terinspirasi dari lagu Swift yang dirilis pada 2020. “Saya mendengarkan lagu-lagu Taylor sepanjang kehamilan dan ternyata melahirkan seorang mini Swiftie. Lilah sangat menyukai musik Taylor, bahkan di tengah pengobatan kankernya, musik Taylor selalu membuatnya bahagia,” tulisnya.
Dalam laman GoFundMe, disebutkan bahwa kanker otak yang diderita Lilah sangat langka dan agresif, dengan hanya 58 kasus tercatat di AS tahun lalu. Meski dokter telah berhasil mengangkat sebagian besar tumor di otaknya, Lilah masih harus menjalani rangkaian pengobatan berat, termasuk kemoterapi selama tiga bulan, transplantasi sel punca, serta terapi radiasi proton yang mengharuskannya dirawat di rumah sakit selama beberapa minggu.
Tak lama setelah video Katelynn viral, Swift memberikan donasi sebesar US$100.000 (sekitar Rp1,6 miliar) melalui GoFundMe dengan pesan, “Mengirim pelukan terbesar untuk temanku, Lilah! Cinta, Taylor.”
Donasi tersebut langsung melampaui target penggalangan dana keluarga Lilah, yang semula sebesar US$100.000. Katelynn pun membagikan video penuh haru di TikTok, menampilkan dirinya dan Lilah menari bersama sambil mendengarkan lagu baru Swift, The Fate of Ophelia.
“Apakah ini nyata?” tulis Katelynn dalam unggahan itu. “Terima kasih banyak, @taylorswift. Aku masih tidak percaya. Ini berarti dunia bagi kami. Kini kami bisa fokus pada Lilah dan waktu kami bersama sebagai keluarga.”
Dalam video yang sama, Lilah kembali menyebut penyanyi idolanya itu sebagai “temanku.” (People/Z-2)
Studi itu menemukan hubungan antara paparan partikel super kecil polutan udara (PM2,5) dan nitrogen dioksida dengan peningkatan risiko tumor otak.
Sophie Kinsella, penulis best-seller seri "Shopaholic", meninggal dunia di usia 55 tahun setelah berjuang melawan kanker otak agresif.
Studi Cambridge menemukan cara baru hentikan penyebaran kanker otak glioblastoma dengan membekukan molekul asam hialuronat. Solusi ini beri harapan terapi baru.
Kelelahan yang tak kunjung membaik bisa menjadi tanda awal kanker otak. Kenali gejala lain seperti kejang, perubahan mood, dan gangguan memori.
Terapi baru untuk glioblastoma, jenis kanker otak paling agresif, menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam memperpanjang usia pasien sekaligus mempersingkat waktu perawatan.
Donasi ini merupakan hasil penggalangan dana sukarela dari Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMD, serta masyarakat Kabupaten Sumedang
Penyaluran donasi ini melalui BAZNAS sehingga diyakini bakal sampai ke tangan yang tepat dan membutuhkan.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berhasil menghimpun donasi masyarakat sebesar Rp3,1 miliar dalam rangkaian perayaan malam tahun baru 2026.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memfasilitasi penggalangan dana kemanusiaan pada malam pergantian tahun 2026. Donasi tersebut ditujukan bagi masyarakat yang terdampak bencana.
VIVA Apotek bekerja samadengan Hansaplast menyalurkan donasi sebesar Rp50.000.000 kepada Yayasan Kanker Indonesia (YKI) sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR).
EKOSISTEM kreator digital di Indonesia terus menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved