Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
BANYAK orang yang menderita diabetes mungkin masih merasa ragu mengenai apakah mereka diizinkan untuk ngemil. Sebenarnya, hal tersebut memang diperkenankan. Karena mengonsumsi camilan dapat bermanfaat asalkan memilih jenis camilan yang sehat dan bergizi.
Camilan seperti sayuran, buah, kacang, serta yogurt tanpa rasa bisa memberikan energi tambahan, membantu menjaga keseimbangan asupan gizi, memberikan nutrisi penting, mengontrol keinginan makan berlebihan, serta berpotensi menurunkan kadar gula darah.
Makanan bergizi dapat membantu menciptakan rasa kenyang tanpa menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang signifikan. Inilah yang membuat camilan untuk penderita diabetes sangat penting dalam menjaga kestabilan glukosa darah. Camilan juga memiliki peran dalam menghindari kondisi gula darah yang terlalu rendah atau hipoglikemia.
1. Buah-buahan berry
Buah-buahan seperti blueberry dan stroberi dapat berfungsi sebagai opsi camilan sehat yang membantu mengontrol kadar gula darah. Buah berry ini kaya serat dan antioksidan, serta memiliki indeks glikemik yang rendah, sehingga sangat cocok untuk individu yang menderita diabetes.
2. Apel
Buah apel memiliki beragam nutrisi seperti vitamin B, vitamin C, dan kalium. Selain itu, apel mengandung polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan, yang melindungi sel-sel pankreas dari kerusakan yang dapat memperburuk diabetes.
3. Oatmeal
Oatmeal tinggi serat dan memiliki indeks glikemik yang rendah, sehingga menjadikannya pilihan yang baik untuk mengatur kadar gula darah. Satu cangkir oatmeal yang dimasak tanpa tambahan atau setengah cangkir gandum kering mengandung 30 gram karbohidrat. Kandungan lemak sehat dalam oatmeal turut membantu menjaga kestabilan kadar gula darah.
4. Biskuit gandum
Biskuit yang terbuat dari gandum bisa menjadi pilihan camilan yang baik bagi mereka yang mengalami diabetes. Gandum kaya serat, vitamin B, dan senyawa fitokimia.
Gandum utuh memiliki nilai indeks glikemik (GI) yang lebih rendah, sehingga dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Namun, karena biskuit gandum mengandung karbohidrat, konsumsinya sebaiknya dibatasi.
5. Alpukat
Alpukat adalah sumber lemak sehat yang bermanfaat bagi orang dengan diabetes tipe 2. Jenis lemak sehat yang berupa lemak tak jenuh tunggal ini mampu secara efektif mengatur kadar gula dalam darah.
Buah ini juga membantu proses penurunan berat badan, menurunkan kolesterol, dan meningkatkan respons insulin pada mereka yang mengidap diabetes tipe 2.
6. Yogurt
Yogurt plain atau tanpa tambahan rasa kaya akan probiotik yang meningkatkan kemampuan tubuh untuk mencerna makanan berkarbohidrat, sehingga membantu menurunkan kadar gula darah. Selain itu, yogurt juga mengandung protein yang membantu menstabilkan kadar gula darah. (Eka Hospital/Halodoc/Z-2)
Masyarakat perlu memahami bahwa tidak semua kondisi jantung berdebar itu berbahaya.
Laporan terbaru AHA mengungkap penyakit jantung masih jadi penyebab kematian tertinggi. Faktor risiko seperti obesitas, hipertensi, dan diabetes terus meningkat.
Dark chocolate ternyata tidak selalu berbahaya. Kandungan flavonoidnya justru dapat membantu mengontrol gula darah dan menurunkan risiko diabetes jika dikonsumsi tepat.
Orang dewasa yang aktif antara pukul 07.00–08.00 pagi mencatatkan kemungkinan terendah terkena penyakit arteri koroner.
Diabetes sering tak disadari dan berbahaya. Kenali gejala, kadar gula normal, hingga cara mencegah dan mengendalikan penyakit ini.
Studi terbaru mengungkap peran "gut virome" atau kumpulan virus usus dalam mengatur metabolisme karbohidrat dan mencegah risiko diabetes pada tikus dan manusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved