Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH studi terbaru yang dipublikasikan dalam BMJ Oncology mengungkapkan fakta mengkhawatirkan terkait konsumsi minuman berpemanis buatan. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa minuman seperti soda diet dan minuman energi bebas gula dapat meningkatkan risiko berkembangnya beberapa jenis kanker.
Penelitian berskala besar ini melibatkan lebih dari 100.000 partisipan dewasa yang diamati selama hampir satu dekade. Para ilmuwan menemukan bahwa konsumsi tinggi minuman berpemanis buatan dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker hati, payudara, dan usus besar.
“Meskipun pemanis buatan sering dianggap sebagai alternatif sehat pengganti gula, konsumsi jangka panjangnya tetap dapat memicu risiko kesehatan serius,” jelas Dr. Élodie Chazelas, peneliti utama dari Universitas Sorbonne Paris.
Penelitian ini mencakup beberapa jenis minuman, antara lain:
Selain itu, peneliti juga menganalisis gaya hidup, indeks massa tubuh (BMI), dan riwayat kesehatan keluarga untuk menyesuaikan variabel risiko lainnya.
Penting untuk dicatat bahwa studi ini bersifat observasional, artinya hanya menunjukkan hubungan korelatif, bukan sebab-akibat langsung. Namun, temuan ini tetap menjadi peringatan penting mengenai bahaya minuman olahan tanpa nilai gizi.
Menanggapi hasil studi ini, Kementerian Kesehatan Indonesia menyerukan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap risiko konsumsi minuman berpemanis buatan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mengutamakan air putih, jus buah alami tanpa tambahan gula, serta membatasi konsumsi minuman olahan,” kata dr. Indah Pertiwi, juru bicara Kementerian Kesehatan.
Para ahli merekomendasikan langkah-langkah berikut:
Meskipun produk rendah kalori kerap dipasarkan sebagai pilihan sehat, konsumsi berlebih terhadap minuman berpemanis buatan ternyata berpotensi meningkatkan risiko kanker. Mulailah beralih ke pola konsumsi yang lebih alami demi menjaga kesehatan jangka panjang. (library.Stikesbup/Z-10)
KECANTIKAN sejati bagi seorang wanita sering kali didefinisikan melalui pantulan cermin. Namun, esensi sebenarnya terletak pada pancaran empati dan kekuatan dari dalam hati.
Angka kematian akibat kanker di Indonesia tercatat masih 234.000 kasus tiap tahun, dengan kasus tertinggi kanker payudara yang menurut Globocan 2020 tercatat 66.000 kasus.
PENYANYI Alika Islamadina menerapkan pola hidup yang lebih sehat setelah menjadi caregiver (perawat) bagi ibunya yang mengalami kanker.
Pasien sering datang dengan kondisi umum yang sudah menurun sehingga mempersulit proses tindakan dan pemulihan.
KEMAMPUAN story telling atau bercerita sangat dibutuhkan untuk memberi pemahaman yang benar bagi masyarakat terkait langkah pengobatan yang tepat dalam mengatasi kanker.
Kemajuan teknologi medis saat ini menawarkan tingkat kesembuhan yang tinggi, asalkan masyarakat memiliki keberanian untuk melakukan deteksi dini kanker.
Berbagai makanan kaya serat dan antioksidan dapat membantu menurunkan risiko kanker, bila dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat.
Studi University of Chicago menemukan paparan UV merusak protein pelindung YTHDF2, memicu peradangan tak terkendali, dan meningkatkan risiko kanker kulit.
Studi menemukan konsumsi kimchi fermentasi berhubungan dengan penurunan gula darah, tekanan darah, dan trigliserida, serta potensi menurunkan risiko kanker.
Selama ini kita mengetahui bahwa obesitas dapat meningkatkan risiko kanker. Namun, temuan terbaru menunjukkan bahwa bukan hanya jumlah total lemak yang berperan.
Kunyit dikenal kaya kurkumin yang bersifat antioksidan dan anti-inflamasi. Temukan bagaimana kunyit membantu menurunkan risiko kanker secara alami.
Temukan 6 menu makanan sehat yang dapat membantu menurunkan risiko kanker, termasuk es loli berry, salad kale, dan mangkuk quinoa untuk pola makan seimbang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved