Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Aji Muhawarman mengungkapkan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur melakukan penyelidikan epidemiolog menyusul temuan 2 kasus covid-19 di provinsi tersebut.
"Kemarin (9/6) Dinkes provinsi, BKK Balikpapan, Labkesmas dan RS telah berkoordinasi, dan Hari Ini (10/6) rencananya akan melakukan penyelidikan epidemiologi dan pengambilan Swab VTM untuk dilakukan pemeriksaan PCR di Labkesda Provinsi atau BBLKM Banjar Baru," kata Aji saat dihubungi, Selasa (10/6).
"Sudah disampaikan juga jika hasil PCR positif dengan CT kurang dari 30 dikirim ke BBLabBiokes untuk dilakukan WGS guna mengetahui lebih detil varian/subvariannya," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya Dinkes Kaltim melaporkan 2 orang warganya positif covid-19. Keduanya sedang melakukan isloasi dan perawatan di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie, Samarinda.
"Informasi dari BKK Balikpapan, 2 kasus tersebut diketahui dari hasil tes RDT Antigen Positif, belum dilakukan pengambilan dan pemeriksaan PCR," ungkapnya.
Pemantauan dan pemeriksaan kasus influenza/pneumonia saat ini juga dilakukan di 88 Sentinel ILI/SARI yang ditunjuk terdiri dari 39 puskesmas 35 rumah sakit dan 14 BKK. Pemeriksaan lebih lanjut juga disiapkan di 23 Labkesmas milik Kemenkes yang sudah berjejaring dengan Labkesda milik pemda provinsi, kabupaten, dan kota. (Iam/I-1)
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan penyelesaian masalah BPJS dapat dilakukan tanpa menunggu Perpres.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi memasukkan virus Nipah (NiV) ke dalam daftar patogen prioritas yang berpotensi memicu pandemi berikutnya.
Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan, Azhar Jaya, memaparkan lokasi 66 rumah sakit tersebut tersebar di berbagai wilayah.
Ia mengatakan sebagai upaya pencegahan virus Nipah maka yang bisa dilakukan yaitu menjaga protokol kesehatan, dan mengetahui cara penularannya.
Di Indonesia, gangguan penglihatan akibat kelainan refraksi yang tidak terkoreksi masih menjadi tantangan serius.
Kemenkes bekerja sama dengan Philips, Graha Teknomedika, dan Panasonic Healthcare Indonesia sepakat untuk melakukan transfer teknologi dan produksi alkes berteknologi tinggi secara lokal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved