Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis penyakit dalam dari FKUI-RSCM Faisal Parlindungan mengatakan beberapa makanan sehari-hari dan perubahan pola makan tinggi serat dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Faisal mengatakan oat dan gandum utuh terbukti secara ilmiah bisa membantu menurunkan kolesterol karena tinggi serat larut yang dapat mengikat kolesterol dalam usus.
Selain itu, kacang-kacangan dan minyak zaitun juga secara ilmiah baik untuk menurunkan kolesterol karena mengandung lemak sehat.
"Kacang-kacangan seperti almond yang mengandung lemak sehat, juga minyak zaitun dan alpukat sumber lemak tak jenuh tunggal yang sehat," katanya.
Selain itu, ikan seperti salmon dan sarden merupakan protein hewani yang kaya omega-3 sehingga baik untuk menekan kolesterol jahat.
Faisal juga menyarankan makanan tinggi serat lainnya seperti apel, pir, wortel, dan brokoli, serta kedelai dan produk olahannya seperti tempe dan tahu yang bisa menurunkan LDL (kolesterol jahat).
Faisal mengatakan berdasarkan American Heart Association, batasi lemak jenuh yang bisa dikonsumsi sehari adalah kurang 10% dari total kalori harian.
"Batasi konsumsi kolesterol makanan sekitar 200-300 miligram per hari, terutama jika ada risiko kardiovaskular," sarannya.
Ia pun memberikan tips dalam mengatur konsumsi makanan yang mengandung kolesterol tinggi seperti membatasi makan kuning telur maksimal 3-4 butir per minggu.
Hindari juga jeroan, kulit ayam, dan kurangi makanan laut tinggi kolesterol seperti udang dan cumi. Imbangi juga dengan makanan tinggi serat dan olahraga teratur.
Faisal mengatakan sebaiknya menjaga kadar kolesterol dalam darah dalam batas aman sejak muda karena kolesterol tinggi yang dibiarkan dapat menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah (aterosklerosis) yang meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.
"Penumpukan plak juga bisa menyebabkan gangguan aliran darah ke organ tubuh, memicu penyakit ginjal kronis, terutama jika disertai hipertensi atau diabetes, dan bahkan dapat mempercepat proses penuaan pembuluh darah sejak usia muda," pungkas Faisal Parlindungan. (Ant/Z-1)
Kandungan natrium (garam) dalam satu bungkus mi instan, khususnya varian kuah, sangatlah tinggi yakni mencapai lebih dari 1.000 miligram.
Kandungan gula yang disamarkan ini sering ditemukan pada jenis makanan ultraprocessed food (UPF).
Orangtua juga diminta mewaspadai Bahan Tambahan Pangan (BTP) seperti pewarna atau penyedap rasa yang sering ditambahkan ke dalam makanan.
Pemeriksaan ini dilakukan karena ada laporan pada Sabtu (24/1) yang menduga makanan tersebut terbuat dari bahan Polyurethane Foam (PU Foam) atau material busa kasur maupun spon cuci.
Kebiasaan menyimpan makanan sisa yang sudah matang sempurna untuk kemudian dipanaskan kembali adalah praktik yang kurang baik bagi kesehatan dan kualitas nutrisi.
Makanan yang sejak awal sudah diolah dengan suhu tinggi, seperti digoreng atau dibakar, sangat rentan mengalami degradasi nutrisi jika kembali terkena panas.
Dalam hal serat, asupan yang terlalu tinggi dapat mengganggu keseimbangan nutrisi secara keseluruhan.
Serat bukan sekadar pelengkap pola makan, melainkan komponen vital dalam menjaga kesehatan pencernaan, mengendalikan kolesterol, hingga mendukung ekosistem bakteri baik di dalam tubuh.
Berbagai makanan kaya serat dan antioksidan dapat membantu menurunkan risiko kanker, bila dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat.
Panduan menurunkan berat badan secara sehat dan alami: atur kalori defisit, susun diet sehat, olahraga rutin, tidur cukup, dan kelola stres tanpa obat.
Dalam studi yang diterbitkan di jurnal Nano-Micro Letters, ilmuwan berhasil mengintegrasikan fungsi penginderaan, komunikasi, komputasi, dan penyimpanan ke dalam seutas serat tunggal.
Pemerintah, selama ini, sudah berusaha keras memberantas aktivitas impor ilegal dengan menerbitkan berbagai peraturan dan dasar hukum melarang kegiatan tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved