Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana membatah tak melibatkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dadan menegaskan sudah melibatkan berbagai kementerian/lembaga dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) termasuk bekerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan POM.
"BGN sudah melakukan MoU dengan Badan POM terkait kordinasi pengawasan program MBG. Sesuai Pasal 47 Ayat 4 PP Nomor 86 Tahun 2019 tentang Keamanan Pangan menjelaskan bahwa pengawasan terhadap pemenuhan persyaratan keamanan pangan, mutu pangan dan gizi pangan untuk pangan olahan siap saji dilaksanakan oleh Badan POM atau bupati/walikota sesuai kewenangannya," kata Dadan Hindayana saat dihubungi, Jumat (16/5).
"Saya kira Badan POM mendapatkan mandat dari PP 86 Tahun 2019 dan dalam program MBG ini perlu mendapatkan porsi anggaran tambahan untuk dukungan program MBG ini," sambungnya.
Sebelumnya, Badan POM curhat tak dilibatkan seutuhnya dalam program MBG. Badan POM dilibatkan ketika terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) terkait kegiatan MBG.
Sejatinya Badan POM dan BGN sudah teken 13 nota kesepahaman untuk ikut serta menjalankan dan mengawasi MBG. Namun, tidak semua nota kesepahaman itu dapat dilaksanakan Badan POM.
"BGN akan memperkuat kerja sama dengan Badan POM dan Kementerian Kesehatan terkait penyelenggaraan MBG khususnya tentang kualitas dan mutu pangan dan penanggulangan KLB," ujarnya.
Sementara itu, Dadan juga menanggapi terjadinya 17 KLB keracunan dari program MBG. Ia terus melakukan pelatihan pada Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
"Pelatihan SPPI dan dalam pelatihan-pelatihan penjamah makanan para SPPG juga Badan POM pasti terlibat," ucapnya. (H-4)
BPOM mencatat, suplemen ilegal dapat berasal dari pabrik-pabrik tersembunyi yang beroperasi di tengah permukiman padat dengan kondisi yang jauh dari standar Cara Pembuatan yang Baik (CPB).
TPID bersama Satgas Pangan bertugas menjamin kecukupan pasokan dan kelancaran distribusi bahan pokok penting, sambil aktif mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan penimbunan
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kemitraan dan keberhasilan Kosmesia dalam mendampingi UMKM kosmetik melalui Proaktif yang digagas BPOM.
Kolaborasi ini menegaskan komitmen bersama dalam membangun ekosistem distribusi produk yang aman, transparan, dan terpercaya.
BADAN Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96 di Aula Bhinneka Tunggal Ika (BTI) BPOM, Jakarta, Selasa (28/10
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) Taruna Ikrar menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kemandirian farmasi nasional melalui pengembangan obat bahan alam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved