Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ulhaq menyerukan pentingnya mengambil jalan tengah dalam menyikapi perkembangan kecerdasan artifisial (AI). Menurutnya, AI harus diapresiasi sebagai inovasi besar, tetapi harus digunakan secara bertanggung jawab dan berbasis nilai etika. Seruan ini disampaikan dalam sambutannya pada acara Training of Trainers (ToT) Calon Pengajar Koding dan Kecerdasan Artifisial (KA) Batch ke-3 di Platinum Hotel Surabaya, Rabu (14/5/2025) malam.
"Saya ingin mengambil jalan tengah. AI adalah inovasi yang harus kita apresiasi, bahkan perlu kita ajarkan kepada anak-anak kita. Namun itu harus disertai dengan semangat yang mendorong kewargaan digital (digital citizenship)," tegasnya.
Mengutip sejarawan Denis Lombard, Mas Wamen, sapaan akrabnya, menyebut bahwa keterbukaan budaya Indonesia sejak masa lampau menjadikan masyarakatnya inklusif dan positif terhadap pengaruh luar, termasuk teknologi. Sikap ini, menurutnya, tercermin dalam hasil AI Index Report Stanford University 2025 yang menunjukkan bahwa 80% masyarakat Indonesia merasa optimistis terhadap perkembangan AI sejajar dengan Tiongkok (83%) dan Thailand (77%).
Namun, ia menekankan bahwa optimisme ini perlu diiringi dengan kesiapan menjadi pelaku aktif dalam ekosistem teknologi, bukan sekadar konsumen. "Jangan sampai kita hanya menjadi penonton. Kita harus mampu menjadi pemilik masa depan teknologi ini," ujarnya.
Dalam pidatonya, Mas Wamen juga menekankan pentingnya Responsible Artificial Intelligence dan memperkenalkan konsep digital citizenship alias kewargaan digital yang berlandaskan tiga nilai utama: rasa aman, etika, dan tanggung jawab. Ia mengingatkan bahwa AI adalah teknologi bermata dua: membawa manfaat besar, tetapi juga menyimpan potensi ancaman dehumanisasi.
Ketua Lembaga Kajian dan Kemitraan Strategis (LKKS) PP Muhammadiyah itu menyebut bahwa isu dehumanisasi bahkan telah menarik perhatian banyak tokoh agama, termasuk Paus baru Vatikan, Robert Francis Prevost. Menariknya, kata dia, Paus ke-267 ini memilih nama kepausannya dengan nama Leo. Ini terinspirasi dari Paus Leo XIII, seorang pemimpin Gereja Katolik yang dahulu lantang bersuara soal dampak sosial dari Revolusi Industri. Kini, tantangan serupa muncul kembali melalui gelombang revolusi digital dan AI yang dinilai dapat menggerus nilai-nilai kemanusiaan jika tidak disikapi secara etis dan manusiawi.
Mas Wamen lantas mengutip kritik tokoh-tokoh dunia seperti sejarawan Yuval Noah Harari dan ilmuwan AI Geoffrey Hinton, tetapi menolak pendekatan yang sepenuhnya skeptis. Ia justru mengingatkan pentingnya membekali generasi muda dengan soft skills dan kesadaran etis. "Yang lebih penting dari sekadar bisa membuat program atau aplikasi adalah bagaimana mereka menjadi warga digital yang bertanggung jawab," katanya.
Ia juga mengutip pesan Bung Karno, "Ambillah abunya, bukan apinya." Ini peringatan agar Indonesia tidak sekadar ikut-ikutan dalam tren teknologi, tetapi mampu mengambil hikmah dan nilai yang paling esensial dari setiap kemajuan zaman. "Sebagai konsumen teknologi, kita harus menjadi konsumen yang kritis," tegasnya.
Menutup sambutannya, Wamendikdasmen Fajar Riza Ulhaq menyampaikan harapannya agar para peserta ToT menjadi agen perubahan dalam pembelajaran Koding dan KA. "Dengan pendekatan yang reflektif dan humanis, pengajaran teknologi tidak hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga pembentukan karakter," pungkasnya.
Acara ToT ini merupakan bagian dari program prioritas Kemendikdasmen untuk menyiapkan generasi yang melek teknologi dan kuat secara karakter di era digital. ToT Calon Pengajar Koding dan KA kali ini telah memasuki Batch ke-3 dan diikuti oleh sekitar 514 peserta dari lembaga penyelenggara diklat (LPD), perguruan tinggi, serta Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikdasmen seperti BBGTK Jawa Timur dan Kalimantan Selatan.
Kegiatan dipusatkan di dua lokasi, yakni Whindam Hotel dan Platinum Hotel Surabaya. Selama lima hari, para peserta akan dilatih sebagai calon pengajar yang akan melatih sekitar 60 ribu guru dari berbagai satuan pendidikan yang akan mengimplementasikan pembelajaran Koding dan KA di tahun ajaran baru. (RO/I-2)
Wamen Fajar juga memotivasi para murid yang banyak bercita-cita ingin menjadi guru. Salah satu murid menuturkan alasan kenapa ia mau menjadi guru.
Penguatan kepemimpinan kepala sekolah merupakan bagian kunci dari pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamen Dasmen), Fajar Riza Ul Haq, menekankan pentingnya penguatan literasi agama yang kontekstual bagi masyarakat Indonesia.
HARI Studi dan HUT ke-50+1 Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK) digelar di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (17/12).
Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq hadir langsung di SMAN 1 Manokwari, Papua Barat, untuk menjadi pembina upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025, Selasa (25/11).
Hari pertama pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di berbagai daerah Indonesia berlangsung lancar dan penuh antusiasme.
Sedang viral! Tren Caricature of Me and My Job bikin karikatur profesi pakai ChatGPT. Ini cara mudah dan prompt yang dipakai.
Penulis KBM App manfaatkan teknologi AI sebagai asisten pribadi di Korea Selatan, mulai dari deteksi kandungan halal hingga terjemahan bahasa Hangeul secara real-time.
SAP SE (NYSE: SAP) mengumumkan dua penunjukan kepemimpinan strategis yang bertujuan mempercepat pertumbuhan bisnis ekonomi digital di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
Amazon umumkan investasi raksasa $200 miliar untuk AI dan robotika tahun 2026. Langkah ini kontras dengan pemangkasan sepertiga staf di Washington Post milik Jeff Bezos.
Mars berada pada jarak rata-rata sekitar 140 juta mil atau 225 juta kilometer dari Bumi. Jarak tersebut menyebabkan keterlambatan komunikasi, sehingga pengendalian rover secara langsung
NASA sukses menguji coba navigasi AI pada Rover Perseverance di Mars. Tanpa campur tangan manusia, AI kini mampu memetakan rute aman di medan ekstrem Planet Merah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved