Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPEDULIAN sosial dan lingkungan perlu terus ditingkatkan kepada masyarakat, seperti yang ada sekitar di Taman Nasional Meru Betiri, Jawa Timur. Anak-anak, sebagai generasi penerus bangsa, patut memiliki kecintaan terhadap lingkungan sejak dini.
“Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat menumbuhkan generasi yang lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Keberlanjutan bukan hanya tujuan kami, melainkan juga fondasi tempat kami berpijak,” ujar CEO PT Tectona Mitra Utama (TMU) Septri Welly Eka Putra, dalam keterangannya, Minggu (11/5).
Menurut dia, perusahaan penyedia solusi terintegrasi di bidang engineering, procurement, and construction itu melakukan edukasi tersebut lewat kegiatan sosial-edukatif bertajuk Being a Conservationist of Earth yang diselenggarakan oleh Sekolah Alam Indonesia pada 28 April–3 Mei 2025.
Program konservasi ini mencakup penanaman vegetasi pandan laut guna mencegah abrasi dan mendukung habitat penyu, edukasi lingkungan di penangkaran penyu Sukamade, serta kampanye pengelolaan sampah di SDN 2 Sarongan. TMU juga terlibat dalam kegiatan bakti sosial yang menyasar aspek pendidikan dan fasilitas keagamaan masyarakat.
Tak hanya fokus pada pelestarian alam, TMU juga turut ambil bagian dalam upaya peningkatan fasilitas umum dengan mendukung perbaikan Masjid Nurul Huda di Desa Sarongan, sebuah bentuk kontribusi sosial yang memperhatikan kebutuhan spiritual dan kenyamanan warga sekitar.
Ketua Pelaksana Program dari Sekolah Alam Indonesia Ryan Aufa Wijaya menyatakan bahwa pelibatan dunia usaha dalam program sosial-edukatif seperti ini sangat penting. “Dukungan TMU memperkuat misi kami dalam mencetak manusia pembelajar yang peduli sesama dan lingkungan melalui pengalaman langsung di alam terbuka,” katanya.
Taman Nasional Meru Betiri merupakan kawasan konservasi penting di Indonesia yang dikenal sebagai rumah bagi berbagai jenis flora dan fauna langka, termasuk empat spesies penyu yang bertelur di Pantai Sukamade. Namun, kawasan ini menghadapi tantangan serius seperti abrasi pantai dan pencemaran plastik yang mengancam ekosistem pesisir.
Dengan pendekatan berkelanjutan yang menyatu dalam strategi bisnis dan kegiatan sosialnya, TMU berharap kontribusinya mampu memberikan dampak positif tidak hanya pada lingkungan, tetapi juga pada kesejahteraan masyarakat setempat. (Cah/P-3)
KLH/BPLH menentapkan dua desa bagi sebagai desa konservasi untuk perlindungan Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris) di kawasan Sungai Mahakam,
BERBAGAI komentar negatif terus dinarasikan dalam beberapa bulan terakhir ini terkait dengan komoditas nonmigas andalan utama ekonomi nasional, yakni kelapa sawit.
Kakapo, burung beo endemik Selandia Baru yang tak bisa terbang, terancam punah akibat siklus kawin langka dan keragaman genetik rendah. Ini penjelasan ilmiahnya.
PRESIDEN Prabowo Subianto memulai rangkaian lawatan luar negeri ke Inggris dan Swis dengan agenda penguatan kerja sama ekonomi, pendidikan, serta komitmen konservasi lingkungan
Pengelolaan kawasan konservasi ini juga mengintegrasikan kearifan lokal dan memperkuat peran masyarakat dalam menjaga sumber daya laut.
MENTERI Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan perlunya perubahan cara berpikir dan pendekatan mendasar dalam tata kelola kehutanan Indonesia.
Kegiatan ini sekaligus menjadi kampanye cinta lingkungan dengan pesan utama Cintai Alam, Cintai Lingkungan Beserta Habitatnya.
MAHASISWA dan dosen Program Magister (S2) Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana (UMB) menggelar kegiatan social volunteering bagi pelajar di SMA Negeri 1 Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.
Para astronom menjelaskan bahwa gerhana Matahari bukanlah peristiwa acak, melainkan fenomena yang dapat diprediksi secara ilmiah melalui perhitungan orbit Bulan dan Bumi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Ekoteologi tidak boleh berhenti sebagai wacana, tetapi harus menjadi perilaku nyata umat dalam kehidupan sehari-hari.
Data Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi anemia pada anak usia 5–14 tahun sebesar 26,8% dan pada usia 15–24 tahun sebesar 32%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved