Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER Spesialis Anak Rumah Sakit Permata Depok, Agnes Tri Harjaningrum, memberikan sejumlah tips penting bagi para orangtua yang akan melakukan perjalanan mudik bersama anak.
"Persiapan yang matang adalah kunci utama agar perjalanan mudik bersama anak berjalan lancar dan menyenangkan," kata Agnes, dikutip Senin (31/3).
Sebelum memulai perjalanan, pastikan jadwal imunisasi anak lengkap, terutama vaksin influenza yang sering terlewatkan.
Selain itu, bawa perlengkapan obat-obatan pribadi anak, seperti parasetamol, oralit, salep ruam popok, obat alergi, termometer, dan perlengkapan pertolongan pertama pada saat kecelakaan (P3K).
"Obat-obatan ini sangat penting untuk berjaga-jaga jika anak mengalami demam, diare, atau masalah kesehatan lainnya selama perjalanan," jelas Agnes.
Selama perjalanan, pastikan anak tidak dehidrasi dengan membawa air putih, oralit, atau air sup. Hindari memberikan makanan dan minuman berlemak atau pedas yang dapat memicu mual.
Untuk menghindari kebosanan, bawa mainan yang tidak membuat mual dan ajak anak bermain permainan interaktif.
"Ajak anak bernyanyi, bermain tebak-tebakan, atau membuat cerita bersambung. Libatkan mereka dalam kegiatan yang menyenangkan selama perjalanan," saran Agnes.
Keamanan anak adalah prioritas utama. Gunakan car seat (kursi khusus anak), terutama untuk anak di bawah dua tahun.
Hindari penggunaan parfum atau bau menyengat di mobil yang dapat memicu mual. Atur suhu mobil agar nyaman dan sesekali buka jendela untuk udara segar.
"Istirahat setiap dua sampai tiga jam saat perjalanan darat. Berhenti di tempat yang aman dan biarkan anak bergerak untuk menghindari
kelelahan," ungkap Agnes.
Selain itu, posisikan duduk anak di tengah mobil. Hindari membaca atau melihat gawai dengan layar terlalu lama, dan berikan obat antimabuk (untuk anak di atas 2 tahun, sesuai dosis). Jika anak rewel atau bosan, ajak mereka bermain atau bernyanyi.
"Usahakan mengikuti jadwal tidur anak seperti di rumah. Lakukan rutinitas sebelum tidur seperti membaca buku atau berdoa," jelas Agnes.
Ketahui tanda-tanda kegawatan pada anak, seperti sesak napas atau dehidrasi. Segera bawa anak ke IGD jika diperlukan.
Selain vaksin influenza, pastikan anak mendapatkan vaksin rotavirus dan vaksin lainnya sesuai jadwal.
"Dengan persiapan yang matang dan perhatian penuh, perjalanan mudik bersama anak akan berjalan aman, nyaman, dan menyenangkan," pungkas Agnes. (Ant/Z-1)
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Sekitar 19 persen orang mengalami kenaikan berat badan saat Ramadan akibat pola makan berlebih saat berbuka.
Secara medis, perut kembung disebabkan oleh penumpukan gas di saluran pencernaan.
Di tengah antusiasme menjalankan ibadah puasa, masyarakat diingatkan untuk tetap memperhatikan pola makan, khususnya dalam mengonsumsi asupan manis saat berbuka.
Kebiasaan menyimpan makanan sisa yang sudah matang sempurna untuk kemudian dipanaskan kembali adalah praktik yang kurang baik bagi kesehatan dan kualitas nutrisi.
Masyarakat diingatkan untuk memperhatikan asupan mikronutrien guna menjaga daya tahan tubuh, terutama karena Ramadan tahun ini diprediksi bertepatan dengan musim hujan.
Mahasiswa tetap bisa memenuhi kebutuhan gizi meski dengan anggaran terbatas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved