Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
EDUKATOR Gizi Nasional Rumah Sakit Umum Cipto Mangunkusumo, Lilik Fauziyah, mengingatkan masyarakat, umumnya pasien diabetes, untuk mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang, termasuk saat libur Lebaran.
"Anjuran makan untuk penyandang diabetes sebetulnya hampir sama dengan masyarakat pada umumnya," ujar Lilik, dikutip Kamis (27/3).
Dia mengatakan mengatur atau merencanakan untuk sehat memang perlu dilakukan supaya anggota keluarga yang sehat tetap sehat dan pasien
yang sakit dapat kembali sehat.
Tujuan perencanaan makan pada pasien diabetes ini bertujuan untuk mencapai kadar glukosa darah normal, mencapai kadar lipid darah optimal, memberikan energi cukup untuk mencapai dan mempertahankan berat badan normal.
Makan seimbang yakni protein, lemak, serat dan karbohidrat harus sesuai dengan yang dianjurkan, serta kebutuhan serat, mineral dan vitamin dari sayur dan buah serta kebutuhan cairan harus terpenuhi dan diperhitungkan sesuai dengan rekomendasi dokter yang menangani pasien diabetes.
Penyandang diabetes, kata dia, juga perlu mengetahui kebutuhan energi harian untuk menghindari atau menangani komplikasi serta meningkatkan kesehatan secara keseluruhan melalui gizi optimal.
Terkait tradisi Lebaran biasanya identik dengan ketupat, opor ayam, sambal goreng hati, serta minuman yang cenderung amis seperti sirup,
minuman berpemanis dan sari buah.
Sajian yang tinggi kalori dan lemak tersebut dinilainya tidak seimbang dengan kebutuhan pasien diabetes serta masyarakat umum bila dikonsumsi berlebihan.
Untuk mengantisipasi dan mengurangi asupan kalori serta gula berlebih saat Lebaran, dia merekomendasikan untuk menyajikan masakan yang lebih sehat seperti pecel, urap, lotek maupun gado-gado meski dianggap tidak lazim untuk Lebaran. Namun, hal itu, menurutnya, menjadi opsi yang lebih baik.
Sementara soal aktivitas fisik yang dapat dilakukan saat libur Lebaran yakni banyak bergerak saat di rumah, misalnya berkebun, membersihkan rumah dan lainnya sehingga tidak hanya duduk atau berdiam diri saja.
"Mengatur pola makan dan strategi pemilihan makan yang tepat merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kontrol gula
darah untuk mencegah komplikasi akut," tutupnya. (Ant/Z-1)
Kandungan natrium (garam) dalam satu bungkus mi instan, khususnya varian kuah, sangatlah tinggi yakni mencapai lebih dari 1.000 miligram.
Kandungan gula yang disamarkan ini sering ditemukan pada jenis makanan ultraprocessed food (UPF).
Orangtua juga diminta mewaspadai Bahan Tambahan Pangan (BTP) seperti pewarna atau penyedap rasa yang sering ditambahkan ke dalam makanan.
Pemeriksaan ini dilakukan karena ada laporan pada Sabtu (24/1) yang menduga makanan tersebut terbuat dari bahan Polyurethane Foam (PU Foam) atau material busa kasur maupun spon cuci.
Kebiasaan menyimpan makanan sisa yang sudah matang sempurna untuk kemudian dipanaskan kembali adalah praktik yang kurang baik bagi kesehatan dan kualitas nutrisi.
Makanan yang sejak awal sudah diolah dengan suhu tinggi, seperti digoreng atau dibakar, sangat rentan mengalami degradasi nutrisi jika kembali terkena panas.
Nutrisi seperti vitamin C, vitamin E, antioksidan, dan asam lemak sehat berperan penting dalam mendukung fungsi imun agar tubuh lebih tahan terhadap virus dan bakteri penyebab flu.
Orang tua disarankan lebih cermat menyiasati pemenuhan gizi anak di rumah, terutama bagi anak yang lebih menyukai susu dibandingkan makanan utama.
Makanan sehat dan sederhana seperti pisang, oatmeal, ikan, dan sayuran hijau terbukti membantu meredakan stres secara alami dan menenangkan pikiran.
Terdapat lima makanan sehat yang dapat melawan stres.
Berbagai makanan kaya serat dan antioksidan dapat membantu menurunkan risiko kanker, bila dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat.
Ubi jalar tetap bermanfaat bagi penderita diabetes jika dikonsumsi dengan porsi tepat dan cara pengolahan yang sesuai. Simak penjelasan gizinya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved