Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PSIKOLOG Klinis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya Kota Denpasar, Bali Nena Mawar Sari mengatakan orangtua dapat menyiapkan berbagai aktivitas pengganti yang menarik bagi anak untuk mengurangi penggunaan gawai pada saat libur Lebaran.
"Kita tidak bisa meminta anak tiba-tiba tidak pakai ponsel tapi nggak ada aktivitas pengganti lainnya. Jadi, sebaiknya memang harus ada
aktivitas pengganti yang lebih menarik lainnya atau tandingannya, misalnya dengan mengajak anak anak beraktivitas secara fisik dengan teman sebaya, dengan sepupu atau mungkin dengan orangtuanya," ujar Nena, dikutip Senin (24/3).
Hal lain yang juga dapat dilakukan orangtua adalah mengajak anak untuk pergi ke tempat rekreasi dengan kebersamaan dan kehangatan keluarga.
Upaya ini diharapkan mampu mengalihkan anak agar tidak selalu menggunakan atau memainkan gawai dengan cara yang baik.
"Jadi misalnya ponsel tiba-tiba diambil atau disita itu kan mungkin akan membuat mood anak jadi berantakan di hari raya dan momentum hari raya menjadi berantakan," kata Nena.
Sementara, bagi anak yang terlanjur kecanduan gawai, psikolog yang juga praktik di Klinik Bali Psikolog itu menilai hal tersebut merupakan cara anak mengalihkan diri dari sesuatu yang membuatnya tidak nyaman.
"Kecanduan itu cenderung adalah sesuatu yang sebenarnya untuk mendistraksi hal yang sebenarnya tidak nyaman," jelasnya.
Orangtua dalam hal ini dapat mencari tahu sumber dari hal yang didistraksi anak tersebut. Jika misalkan orangtua membutuhkan terapis, orangtua dapat turut andil dan terlibat dalam kasus ini.
Adapun bila anak menggunakan gawai secara berlebih bakal menyebabkan dampak secara psikologi yakni kemampuan emosional yang akhirnya berkurang terutama dalam bersosialisasi, lebih emosional dalam menangani beberapa hal, kesepian, serta merasa sendiri hingga menunda pekerjaan dan tidak jarang terjadi perubahan produktivitas atau menjadi lebih malas.
Sementara dampak secara fisik yakni dari postur tubuh pada masa perkembangan ini akan mengalami hambatan, kemampuan kognitif terhambat.
Hal lain yakni insomnia karena pola tidur berantakan, serta gangguan saraf dan gangguan mata. (Ant/Z-1)
Agar aturan gawai dapat berjalan efektif, orangtua perlu menerapkan pola asuh yang masuk akal dan kolaboratif.
Orangtua perlu membedakan penggunaan gawai untuk kebutuhan produktif dan hiburan.
Pihak sekolah perlu menerapkan pendekatan yang bersifat edukatif dan kontekstual agar kebijakan pembatasan gawai tidak dipandang negatif oleh peserta didik.
TREN warna personal (personal color) semakin populer di kalangan gen Z sebagai cara mengekspresikan gaya. Kini preferensi warna tersebut juga bisa diterapkan pada gadget (gawai).
Meski waktu ideal bermain gawai untuk kebutuhan hiburan maksimal dua jam per hari, kenyataannya banyak anak dan remaja tetap mencari celah untuk melanggarnya.
Hands-on play melatih kemampuan memecahkan masalah, mengasah fokus, dan memicu imajinasi, hal-hal yang sering terabaikan saat melakukan screen time berlebihan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pendatang baru pasca Idul Fitri 1447 H mempersiapkan diri dan memiliki skill, seiring ekonomi Jakarta yang tumbuh positif.
Satgas Saber bertujuan menjamin pelaksanaan kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP), Harga Eceran Tertinggi (HET), serta Harga Acuan Pembelian dan Penjualan (HAP)
Isu yang diangkat film Tunggu Aku Sukses Nanti merupakan refleksi dari apa yang sering dirasakan orang banyak ketika momen mudik atau silaturahmi berlangsung.
Musim puncak (peak season) pengiriman Ramadan dan Lebaran tahun 2026 jadi momen optimisme perusahaan jasa logistik.
Industri pariwisata Bali bersiap menghadapi lonjakan permintaan akomodasi pada Maret 2026 seiring berdekatannya Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.
Masyarakat yang melakukan pemesanan tiket kereta api pada 25 Januari 2026 sudah dapat merencanakan perjalanan untuk keberangkatan mulai 11 Maret 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved