Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN dengan intensitas ringan hingga sedang akan mengguyur wilayah Jawa Barat, khususnya di sejumlah sekotor pariwisata pada Sabtu, 22 Maret 2025.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terdapat 32 tempat wisata yang diprakirakan akan mengalami cuaca buruk.
32 wisata tersebut berada di 12 kota dan kabupaten yang berbeda di Jawa Barat.
Hujan ringan yang akan mengguyur 12 wilayah tersebut anatar lain, Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Cianjur, Pangandaran, Garut, Sukabumi, Subang, Indramayu dan Bekasi.
Hujan ringan yang akan mengguyur wisata di Jawa Barat tersebut akan terjadi pada siang sampai malam hari.
Menurut BMKG Jawa Barat, hujan ringan tersebut bisa berpotensi menjadi sedang atau hanya berawan saja.
Namun, masyarakat juga diminta untuk tetap waspada dengan kemungkinan cuaca buruk di wilayahnya.
"Waspada potensi hujan sedang hingga lebat atau sangat lebat yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang," tulis BMKG Jawa Barat dalam keterangannya. (Z-4)
Kombinasi suhu dan kelembapan tersebut menyebabkan suhu yang dirasakan masyarakat bisa lebih tinggi dari angka sebenarnya.
BMKG mengeluarkan prakiraan cuaca NTT 22-24 Maret 2026. Sejumlah daerah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang
Dalam 24 jam ke depan, sistem ini diprediksi bergerak menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 30 knot dan tekanan minimum sekitar 996 hektopaskal
BMKG memprediksi cuaca DKI Jakarta pada 21 Maret 2026 didominasi berawan tebal dengan potensi hujan ringan di sore hari. Simak detailnya.
BMKG menjelaskan, dalam 24 jam ke depan siklon tersebut diprediksi bergerak ke arah barat menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 65 knot dan tekanan minimum 978 hPa.
Saat ekuinoks, lintasan Matahari melintasi tepat di atas khatulistiwa, termasuk wilayah Indonesia yang berada di sekitar garis tersebut.
Menurut BMKG, gempa Sukabumi itu berada di 7.62 LS dan 106.41 BT, 71 kilometer dari barat daya Kabupaten Sukabumi, atau tepatnya ada di 26 kilometer laut.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Gempa tersebut merupakan rangkaian dari gempa susulan Sukabumi yang dirasakan di wilayah Kabandungan dengan skala intensitas II-III MMI.
Gempa tektonik itu dirasakan hingga empat wilayah di Kabupaten Sukabumi, yakni di Kalapanunggal, Kabandungan, Dramaga, dan Palabuhan Ratu dengan Skala Intensitas II MMI.
Gempa Sukabumi ini berada di kedalaman 8 kilometer, yang tepatnya ada di koordinat 6.73 LS dan 106.58 BT, atau berlokasi di darat pada jarak 28 kilometer timur laut Kabupaten Sukabumi.
Dari kejadian ini, BMKG Jawa Barat mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan jangan terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved