Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
REKTOR Universitas Siber Asia (UNSIA) Jang Youn Cho menekankan tentang pentingnya transformasi pendidikan di tengah perubahan teknologi yang begitu masif. Karena itu, akses pembelajaran saat ini tidak dapat hanya mengandalkan metode pembelajaran tradisional, karena digitalisasi telah membuat ruang pendidikan yang tidak dibatasi oleh ruang dan waktu.
Oleh karena itu, untuk menyikapi perubahan zaman, perlu adanya kolaborasi, dan inovasi untuk melakukan transformasi pendidikan tinggi serta memahami masa depan teknologi. Cho menggambarkan bahwa 30 tahun lalu, di Amerika Serikat banyak perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi dan tambang mineral, namun saat ini bidang yang paling maju dan memiliki masa depan cerah adalah bidang teknologi khususnya Artificial Intelligence (AI).
‘’Kolaborasi dengan berbagai mitra strategis untuk terus mengembangkan inovasi di bidang pembelajaran berbasis AI terus kami kembangkan. Agar UNSIA dapat bersaing di tingkat Internasional,’’ kata Cho dalam kegiatan Homecoming dan Career Growth di Jakarta, Rabu (12/3).
Hal ini sesuai dengan visi dan misi UNSIA, lanjutnya, yang ingin menjadi Universitas Online peringkat 10 terbaik di Asia.
Dalam kesempatan itu, UNSIA memberikan beasiswa dan santunan kepada 20 anak-anak yatim piatu sebagai bentuk tanggung jawab sosial universitas.
Beasiswa dan santunan ini diterima oleh anak-anak yatim piatu dari Panti Asuhan Kafilul Yatim Masjid Jami Nurul Falah, Cilandak Jakarta Selatan. Beasiswa diberikan langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Ucuk Darusalam dan Wakil Rektor Bidang SDM, Kemahasiswaan dan Kerjasama Abdul Wahab Bangkona.
‘’Kami berharap dengan adanya beasiswa ini, para anak yatim piatu ini dapat meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Sehingga, mereka dapat meraih masa depan yang lebih baik. Beasiswa ini merupakan bentuk peran serta UNSIA dalam meningkatkan Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi di Indonesia yang masih rendah. Semoga kegiatan hari ini merupakan langkah awal yang nantinya akan bergulir dan bertambah sesuai dengan kapasitas yang ada,’’ ungkap Abdul.
Senada dengan hal tersebut, Pembina Panti Asuhan Kafilul Yatim Masjid Jami Nurul Falah, Zakaria menyampaikan rasa terima kasih atas beasiswa dan santunan yang diberikan oleh UNSIA. Dia pun berharap beasiswa ini dapat membuka kesempatan bagi anak yatim untuk terus maju.
‘’Kami sangat berterima kasih atas beasiswa dan santunan yang telah disampaikan oleh UNSIA kepada anak-anak kami. Alhamdulillah, anak-anak kami yang sudah berusia remaja, lulus dari jenjang SMA/SMK dan sederajat dapat melanjutkan sekolahnya di UNSIA. Semoga ini menjadi ladang amal bagi UNSIA dan semakin banyak lagi anak-anak yatim yang dapat dibantu di kemudian hari,’’ tutur Zakaria. (M-3)
FILM drama keluarga dengan sentuhan fiksi ilmiah (Sci-fi), Esok Tanpa Ibu segera tayang di bioskop, dibalut dengan pendekatan teknologi Artificial Intelligence (AI)
Pada 2025, jumlah pengguna PLN Mobile melonjak drastis hingga melampaui 50 juta pengunduh dan total transaksi tahunan lebih dari 30 juta transaksi.
Marhaenisme sebagai ideologi organisasi tidak boleh anti-teknologi. Sebaliknya, teknologi harus dikendalikan oleh nilai-nilai ideologis untuk kepentingan rakyat kecil.
Inilah paradoks utama media massa di era AI.
Perusahaan manajemen medis global, Medix, menilai pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan digitalisasi menjadi kunci penting untuk menutup kesenjangan layanan kesehatan di Indonesia.
KEGELISAHAN guru terhadap kehadiran teknologi di ruang kelas kerap dianggap sebagai gejala baru.
Inisiatif ini mencerminkan komitmen kami terhadap inovasi dan kolaborasi, memastikan bahwa mata uang Indonesia tetap aman, tepercaya, dan siap menghadapi masa depan.
Masuknya AI ke dalam proses kerja sering kali memicu kekhawatiran sekaligus memperlebar celah keterampilan (skill gap) di kalangan karyawan.
Brian menjelaskan bahwa logam tanah jarang merupakan material strategis yang menjadi kunci dalam pengembangan industri kendaraan nasional (mobnas),
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Program ini dirancang sebagai layanan berbasis medis yang aman. Melalui skrining ketat, penentuan dosis personal, hingga pendampingan ahli gizi.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved