Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis dermatologi dan venerologi Marsha Bianti menekankan pentingnya menjaga kebersihan dalam upaya meminimalkan risiko terkena masalah kulit semasa lingkungan tempat tinggal terdampak banjir.
"Karena air banjir kan kotor dan tercemar, jadi itu yang harus hati-hati, kemudian pada individu yang kulitnya sensitif dan rentan mengalami eksim atau peradangan itu bisa kambuh ketika kontak dengan air banjir," kata dokter lulusan Universitas Indonesia itu, Kamis (6/3).
Ia menyampaikan bahwa air yang tercemar kotoran bisa menyebabkan kulit terinfeksi bakteri atau jamur dan mengalami peradangan.
Oleh karena itu, ia melanjutkan, usahakan segera membilas kulit yang kena air banjir menggunakan air bersih kemudian mengeringkannya untuk mencegah masalah kulit.
"Jika tidak segera ditangani bisa muncul penyakit kulit yang lebih berat seperti selulitis, kemudian area kulit yang terkena air banjir yang ada penyakit kulitnya itu juga bisa menjadi tempat masuknya kuman-kuman lain yang tentu bisa membahayakan," ujar Marsha.
Kalau kulit sampai terserang penyakit, dokter yang praktik di Beyoutiful Aesthetic Clinic Pakubuwono dan Bintaro itu menyampaikan, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter spesialis kulit agar bisa cepat ditangani.
Menurut Marsha, kulit yang gatal setelah kena air banjir sebaiknya tidak digaruk supaya masalahnya tidak bertambah parah. Salep atau bedak antiseptik bisa digunakan untuk meredakan rasa gatal pada kulit. (Ant/Z-1)
Peremajaan modern kini menempatkan penguatan struktur kulit sebagai fondasi utama.
Persoalan kulit sensitif jauh lebih kompleks daripada sekadar salah memilih produk.
Memiliki kulit yang sehat, bercahaya, dan terawat menjadi impian banyak orang.
Para pengungsi kini dihantui risiko penyakit kulit akibat kondisi lingkungan yang lembap, kurang higienis, dan hunian yang padat.
Salah satu kesalahan mendasar masyarakat adalah hanya berfokus pada perawatan batang rambut.
Masalah kesehatan yang timbul di pengungsian sangat erat kaitannya dengan faktor higiene.
Jamur dan parasit dapat bertahan hidup di serat kain dalam waktu lama, terutama jika kondisi lingkungan lembap.
Para pengungsi kini dihantui risiko penyakit kulit akibat kondisi lingkungan yang lembap, kurang higienis, dan hunian yang padat.
Di balik popularitas tren thrifting atau membeli pakaian bekas demi alasan ekonomi dan gaya hidup berkelanjutan, tersimpan potensi ancaman serius bagi kesehatan.
Banjir tidak hanya menimbulkan masalah pada saat bencana itu terjadi saja. Setelahnya, ada persoalan yang juga harus diwaspadai, yaitu munculnya penyakit-penyakit tertentu.
Gejala seperti kuku kering atau kuning, bintik putih, dan garis hitam mungkin merupakan tanda normal penuaan atau gejala penyakit pernafasan, tiroid, atau kulit dan kanker.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved