Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DEPARTEMEN Parasitologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Saleha Sungkar menjelaskan ledakan demam berdarah dengue (DB) seringkali terjadi pada awal tahun sehingga perlu diantisipasi.
"Obat spesifik belum ada, vaksin sudah mulai ada tapi belum tentu spesifik, namun jika berobat dini dan mendapatkan terapi adekuat pasien masih bisa diselamatkan," kata Saleha, Kamis (20/2).
Diketahui Kementerian Kesehatan mencatat hingga akhir Februari 2024 terdapat sebanyak 16 ribu dengue di seluruh daerah. Dengan total sebanyak 124 kematian. Sementara pada 2025 kasus dengue sampai 16 Februari 2025 sudah mencapai 10.752 kasus dengan insiden ratenya sekitar 3,79 per 100 ribu penduduk dengan kematian sekitar 48 kasus.
Pengendalian vektor masih menjadi andalan untuk mengantispasi dengue di masyarakat. Dengan mengutamakan pengendalian prefentif dan promotif, meningkatkan deteksi dini DB, penguatan tata laksana pengobatan, dan penguatan koordinasi pencatatan dan pelaporan.
"Pemberatasan sarang nyamuk seperti 3M Plussepanjang tahu. Jadi bukan hanya awal tahun saja tapi juga sepanjang tahun karena dengue berada sepanjang tahun dengan puncak di awal tahun," ujar dia.
Vektor dengue sama seperti vektor cikungunyah. Sehingga jika sat daerah kompak membrantas dengue maka turut serta membrantas cikungunya karena nyamuk penularnya sama-sama aedes aegypti.
Pengendalian vektor ini dilakukan mulai dari individu, fasilitas umum, dan sebagainya dengan sasaran keluarag dan pengelolaan tempat umum dengan gerakan satu rumah satu jumantik. (H-4)
Selain DBD, Rano juga menyoroti masih tingginya kasus tuberkulosis (TBC) di Jakarta. DKI Jakarta masih berada di peringkat delapan nasional untuk kasus TBC.
Kasus leptospirosis di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, meningkat tajam sepanjang 2025. Sebaliknya, kasus demam berdarah dengue (DBD) justru mengalami penurunan.
ECDC mencatat lebih dari 5 juta kasus demam berdarah dengue (DBD) secara global sepanjang Januari hingga Desember 2025.
Vaksin yang sedang diuji adalah V181-005, sebuah formulasi baru yang berpotensi memberikan perlindungan yang lebih cepat dan efisien.
Berdasarkan data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR), selama Januari hingg 30 Oktober 2025 angka demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia mencapai 131.393 kasus.
Kementerian Kesehatan memperkuat kewaspadaan terhadap peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) di musim hujan.
Hingga 1 Desember 2025, Kementerian Kesehatan RI mencatat 139.298 kasus dengue secara nasional dengan 583 kematian.
ECDC mencatat lebih dari 5 juta kasus demam berdarah dengue (DBD) secara global sepanjang Januari hingga Desember 2025.
Kementerian Kesehatan memperkuat kewaspadaan terhadap peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) di musim hujan.
Hasil anti-dengue virus serotipe 2 yang menjanjikan untuk dapat membuka jalan baru untuk penelitian pengobatan DBD.
Dokter spesialis penyakit dalam mengatakan orang dewasa yang memiliki komorbid atau penyakit penyerta punya risiko keparahan yang lebih tinggi saat terkena demam berdarah dengue atau DBD
DALAM kegiatan pengabdian masyarakat Mahasiswa Membangun Desa (MMD) dari Universitas Brawijaya (UB) melakukan pemeriksaan jentik nyamuk cegah demam berdarah dengue (dbd)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved