Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
OLAHRAGA adalah aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur untuk meningkatkan kebugaran tubuh, menjaga kesehatan, dan melatih keterampilan fisik.
Olahraga dapat dilakukan secara individu maupun berkelompok, baik dalam bentuk permainan, latihan kebugaran, maupun kompetisi.
Jarang berolahraga dapat berdampak negatif pada kesehatan tubuh dan mental.
Kurangnya aktivitas fisik dapat menyebabkan penumpukan lemak di pembuluh darah, meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Tanpa olahraga, kalori yang masuk ke tubuh tidak terbakar dengan baik, sehingga berat badan mudah bertambah dan meningkatkan risiko obesitas.
Jarang bergerak membuat otot melemah dan kepadatan tulang berkurang, yang bisa meningkatkan risiko osteoporosis dan nyeri sendi.
Aktivitas fisik membantu mempercepat metabolisme. Jika jarang olahraga, metabolisme menjadi lambat, menyebabkan tubuh mudah lelah dan sulit membakar lemak.
Kurang bergerak dapat menyebabkan resistensi insulin, yang meningkatkan risiko diabetes tipe 2.
Olahraga membantu melepaskan hormon endorfin yang dapat mengurangi stres dan depresi. Jika jarang berolahraga, risiko stres dan gangguan kecemasan bisa meningkat.
Olahraga memperkuat sistem imun tubuh. Tanpa olahraga, tubuh lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit.
Kurangnya aktivitas fisik dapat menyebabkan tekanan darah meningkat, yang berisiko menyebabkan hipertensi dan penyakit kronis lainnya.
Untuk menjaga kesehatan, disarankan berolahraga setidaknya 150 menit per minggu dengan aktivitas ringan hingga sedang, seperti jalan cepat, bersepeda, atau senam. (Z-4)
AHLI gizi di luar negeri menekankan bahwa kurma merupakan sumber energi cepat yang nyata dan berguna dalam rutinitas makan sehari-hari.
Tak kalah mencuri perhatian, Richie Leo, pelari berusia 67 tahun, membuktikan bahwa usia bukan halangan dengan memenangkan kategori Master.
Berbeda dari konsep fun run pada umumnya, PacaRUN justru mengajak peserta untuk melambat, membuka diri, dan menikmati setiap momen.
Nutrisi olahraga menjadi faktor penting yang menentukan energi, performa, dan pemulihan tubuh saat berolahraga.
Saat skor sempat imbang 16-16, Jonatan memilih bermain lebih tenang setelah membaca kecenderungan lawan yang mulai meningkatkan serangan.
Sabar/Reza tampil kompetitif pada gim pertama. Didampingi Hendra Setiawan sebagai pelatih, mereka memanfaatkan celah permainan lawan dan menutup interval dengan keunggulan 11-9.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved