Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KANKER adalah penyakit serius yang dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia. Oleh karena itu, deteksi dini melalui medical check-up sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan. Semakin cepat kanker terdeteksi, semakin tinggi tingkat kelangsungan hidup pasien.
Medical check-up bertujuan untuk mengidentifikasi individu yang memiliki gejala kanker sehingga dapat segera menjalani pengobatan yang tepat. Berikut adalah beberapa prosedur dalam medical check-up untuk deteksi kanker:
Pemeriksaan fisik dilakukan di ruang dokter dan mencakup wawancara medis terkait riwayat kesehatan pasien serta riwayat kesehatan keluarga. Hal ini penting mengingat beberapa jenis kanker dapat bersifat genetik.
Pemeriksaan laboratorium meliputi:
Tes hematologi lengkap
Tes urine
Pemeriksaan jaringan tertentu (biopsi) untuk mendeteksi keberadaan sel kanker dalam tubuh
Tes pencitraan dilakukan untuk mendapatkan gambaran bagian dalam tubuh guna mendeteksi sel-sel abnormal. Beberapa metode tes pencitraan meliputi:
CT Scan
MRI
USG
Rontgen
Mammogram
Endoskopi adalah prosedur pemeriksaan menggunakan selang berkamera untuk melihat bagian dalam tubuh. Jenis endoskopi yang sering digunakan untuk deteksi kanker antara lain:
Bronkoskopi (pemeriksaan paru-paru)
Kolonoskopi (pemeriksaan usus besar)
Sistoskopi (pemeriksaan kandung kemih)
Laparoskopi (pemeriksaan organ dalam perut)
Laringoskopi (pemeriksaan pita suara)
Torakoskopi (pemeriksaan rongga dada)
Gastroskopi (pemeriksaan lambung dan usus halus)
Pemeriksaan genetik bertujuan untuk mendeteksi adanya mutasi gen yang dapat menyebabkan kanker. Dokter biasanya merekomendasikan tes ini jika terdapat riwayat kanker dalam keluarga.
Biopsi dilakukan dengan mengambil sampel jaringan abnormal untuk diperiksa lebih lanjut guna memastikan ada tidaknya sel kanker. Prosedur ini dapat dilakukan melalui pembedahan atau endoskopi.
Melakukan medical check-up secara rutin dapat membantu mendeteksi kanker lebih awal, sehingga peluang pengobatan yang berhasil menjadi lebih besar. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter guna menentukan jenis pemeriksaan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda. (Halodoc/Mayapada Hospital/Z-10)
PENELITIAN terbaru dari para ilmuwan di Universitas California, Los Angeles (UCLA) Health mengungkap bahwa kanker bisa dideteksi hanya dengan tes darah.
Menurut Ahli Onkologi Radiasi Prof.Dr.dr Soehartati, tahapan identifikasi sebaran kanker merupakan fase krusial dalam upaya penanganan penyakit ini.
Para peneliti dari Oregon Health & Science University (OHSU) mengembangkan tes darah berbiaya rendah, PAC-MANN, yang diklaim dapat mendeteksi kanker pankreas di tahap awal.
Deteksi dini kanker kolorektal dengan kolonoskopi menjadi metode standar yang efektif.
Kanker payudara menempati urutan pertama terkait jumlah kanker terbanyak di Indonesia, serta menjadi salah satu penyumbang kematian pertama akibat kanker.
Minyak sawit sering dianggap berbahaya. Simak fakta ilmiah tentang komposisi lemak, risiko kanker, obesitas, dan kesehatan jantung yang jarang diketahui publik.
Efektivitas terapi kanker harus berjalan selaras dengan kondisi fisik dan psikologis pasien.
Hingga saat ini, para peneliti masih mendalami penyebab pasti munculnya kanker paru pada nonperokok.
Peneliti University of Waterloo merekayasa bakteri Clostridium sporogenes untuk mengonsumsi tumor. Gunakan sistem "sirkuit DNA" agar aman bagi tubuh.
Di Indonesia usia kanker paru 10 tahun lebih muda dibandingkan di luar negeri. Angkanya juga meningkat terutama pada perempuan yang tidak merokok dan usia muda
Kondisi tubuh yang kuat sangat diperlukan agar anak mampu menghadapi berbagai efek samping akibat kemoterapi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved