Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
USULAN menggunakan zakat untuk Makan Bergizi Gratis (MGB) mengemuka seiring masih kurangnya anggaran dari APBN untuk program tersebut. Wakil Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ustaz Adi Hidayat mengatakan ia tidak mempermasalahkan hal rencana penggunaan zakat untuk MBG tersebut, asal sesuai dengan asas pemberian zakat.
“Perspektif dari ulama, ketika dirancang (MBG sudah ada strateginya dengan anggaran tertentu. Bisa saja itu (MBG) dikolaborasikan dengan BAZNAS. Tetapi tidak keluar dari aspek-aspek mustahik yang berhak menerima zakat,” terang dia di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Minggu (19/1).
Misalnya, ada murid-murid di suatu sekolah yang termasuk dalam kualifikasi penerima zakat, masuk dalam delapan golongan penerima zakat. Jika mereka termasuk kriteria penerima zakat, pembiayaan MBG untuk siswa tersebut tinggal diformulasikan dari zakat dan itu sah-sah saja, tidak ada masalah.
“Asas yang pokok (penggunaan zakat) bukan untuk MBG atau yang lain, tetapi masuk atau tidak dalam delapan kualifikasi penerima zakat itu,” kata dia.
Menurut dia, pembiayaan MBG akan lebih bagus apabila dibikin zonasi. Selain penggunaan zakat untuk MBG, ada pula yang mengusulkan, pembiayaan MBG bisa dimasukkan dalam formulasi dana BOS.
Menurut dia, tidak setiap sekolah punya kebutuhan menu-menu yang serupa untuk kebutuhan anaknya. “Kalau (pembiayaan MBG) dimasukkan dalam dana BOS, sekolahnya mengolahnya tersendiri (menu yang akan diberikan ke siswa). Itu lebih bisa dikombinasikan,” tutup dia. (Z-9)
Fadly mengatakan, pada rapat koordinasi itu BGN mengundang pemerintah daerah hingga tingkat kecamatan untuk mempersiapkan pendataan calon penerima manfaat MBG
Anggota Komisi IX DPR Nurhadi menegaskan pentingnya penguatan aspek regulasi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Keberhasilan program MBG sangat ditentukan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah, dunia usaha, legislatif, hingga akademisi.
Dalam waktu singkat, Indonesia berhasil membangun sistem Makan Bergizi Gratis (MBG) berskala masif hingga menarik perhatian Jepang untuk belajar langsung ke lapangan.
Menyikapi beredarnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa makanan dari SPPG Karyasari Sukaresmi didistribusikan menggunakan kantong plastik, pihak SPPG buka suara.
FAO mencatat 43,5% penduduk Indonesia tak mampu membeli pangan sehat. Program Makan Bergizi Gratis dinilai krusial bagi keluarga prasejahtera.
Fadly mengatakan, pada rapat koordinasi itu BGN mengundang pemerintah daerah hingga tingkat kecamatan untuk mempersiapkan pendataan calon penerima manfaat MBG
MBG menjadi salah satu strategi efektif dalam menekan kemiskinan secara tidak langsung.
Dalam waktu singkat, Indonesia berhasil membangun sistem Makan Bergizi Gratis (MBG) berskala masif hingga menarik perhatian Jepang untuk belajar langsung ke lapangan.
Menyikapi beredarnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa makanan dari SPPG Karyasari Sukaresmi didistribusikan menggunakan kantong plastik, pihak SPPG buka suara.
Relawan dapur Makan Bergizi Gratis di Semarang mengaku terbantu secara ekonomi. Warga berharap program MBG terus berlanjut.
Pemerintah menargetkan perluasan signifikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sasaran penerima manfaat mencapai sekitar 80 juta orang pada pertengahan 2026
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved