Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
USULAN menggunakan zakat untuk Makan Bergizi Gratis (MGB) mengemuka seiring masih kurangnya anggaran dari APBN untuk program tersebut. Wakil Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ustaz Adi Hidayat mengatakan ia tidak mempermasalahkan hal rencana penggunaan zakat untuk MBG tersebut, asal sesuai dengan asas pemberian zakat.
“Perspektif dari ulama, ketika dirancang (MBG sudah ada strateginya dengan anggaran tertentu. Bisa saja itu (MBG) dikolaborasikan dengan BAZNAS. Tetapi tidak keluar dari aspek-aspek mustahik yang berhak menerima zakat,” terang dia di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Minggu (19/1).
Misalnya, ada murid-murid di suatu sekolah yang termasuk dalam kualifikasi penerima zakat, masuk dalam delapan golongan penerima zakat. Jika mereka termasuk kriteria penerima zakat, pembiayaan MBG untuk siswa tersebut tinggal diformulasikan dari zakat dan itu sah-sah saja, tidak ada masalah.
“Asas yang pokok (penggunaan zakat) bukan untuk MBG atau yang lain, tetapi masuk atau tidak dalam delapan kualifikasi penerima zakat itu,” kata dia.
Menurut dia, pembiayaan MBG akan lebih bagus apabila dibikin zonasi. Selain penggunaan zakat untuk MBG, ada pula yang mengusulkan, pembiayaan MBG bisa dimasukkan dalam formulasi dana BOS.
Menurut dia, tidak setiap sekolah punya kebutuhan menu-menu yang serupa untuk kebutuhan anaknya. “Kalau (pembiayaan MBG) dimasukkan dalam dana BOS, sekolahnya mengolahnya tersendiri (menu yang akan diberikan ke siswa). Itu lebih bisa dikombinasikan,” tutup dia. (Z-9)
Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasional 47 SPPG hingga hari ke-9 Ramadan 2026. Temuan: roti berjamur hingga telur busuk di menu Makan Bergizi Gratis.
Badan Gizi Nasional (BGN) meluruskan informasi yang beredar terkait besaran alokasi anggaran dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Badan Gizi Nasional (BGN) tegaskan informasi pembukaan PPPK Tahap 3 adalah hoaks. Simak klarifikasi resmi dan cara cek pendaftaran asli di sini.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memangkas anggaran pendidikan sebagaimana narasi yang beredar di publik.
MBG juga menjadi motor ekonomi kerakyatan melalui kepastian pasar bagi UMKM dan dapur mitra, penyerapan produk lokal, serta penciptaan lapangan kerja baru di daerah.
PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya berdampak pada asupan gizi siswa, tetapi juga menggerakkan ekonomi warga di sekitar lokasi pelaksanaan.
Pernyataan Dadan itu menjawab adanya narasi yang menyebut anggaran besar MBG berasal dari pos pendidikan, pos kesehatan dan pos bantuan pemerintag di lembaga kementrian lain.
Tindakan itu dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai langkah evaluasi menyusul ditemukannya kasus-kasus menonjol.
Badan Gizi Nasional (BGN) meluruskan informasi yang beredar terkait besaran alokasi anggaran dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memangkas anggaran pendidikan sebagaimana narasi yang beredar di publik.
PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya berdampak pada asupan gizi siswa, tetapi juga menggerakkan ekonomi warga di sekitar lokasi pelaksanaan.
Hasil penelitian Research Institute of Socio-Economic Development (RISED) menunjukkan, mayoritas orang tua merasakan adanya perbaikan pola konsumsi anak setelah adanya program MBG.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved