Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengusulkan tambahan anggaran Program Makan Bergizi Gratis atau MBG sebesar Rp100 triliun. Menurutnya anggaran itu dapat memenuhi target penerima manfaat yang berjumlah 82,9 juta orang hingga akhir 2025.
"Kami sampaikan tambahan Rp100 triliun cukup untuk memberikan makan kepada seluruh penerima manfaat 82,9 juta," ujar Dadan usai rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan Jakarta,
Jumat, (17/1).
Dadan menjelaskan bahwa keinginan Prabowo Subianto agar MBG dapat diakselerasi dan ditingkatkan setelah adanya laporan bahwa belum semua daerah menerapkan MBG. Padahal program itu telah 10 hari berjalan.
Pemerintah mengalokasikan anggaran untuk MBG sebesar Rp71 triliun. Namun itu belum mampu mencapai seluruh penerima manfaat.
Laporan masyarakat tersebut, ujar Dadan, membuat presiden gelisah. Rapat terbatas tersebut juga membahas percepatan pelaksanaan MBG selain juga evaluasi.
"Presiden itu sangat gelisah, karena banyak anak yang lapor ke ibunya belum mendapatkan makan dari Pak Prabowo. Jadi beliau itu sangat ingin program ini segera dinikmati oleh seluruh penerima manfaat," terang dia.
Dadan menyampaikan anggaran MBG sebesar Rp71 triliun hanya cukup untuk menjangkau 17,5 juta penerima manfaat hingga September 2025. Ia menuturkan Presiden Prabowo yang akan menyampaikan solusi dari masalah itu.
"Mohon bersabar nanti Pak Prabowo akan menyampaikan statement sendiri terkait dengan kegelisahan beliau itu ke media," tukasnya. (Ant/H-3)
Kepala Badan Gizi Nasional membantah akan memasukkan serangga seperti belalang dalam menu makan bergizi gratis (MBG)
KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana berjanji bakal mengevaluasi program pemberian Makan Bergizi Gratis setiap hari.
Kepala Badan Gizi Dadan Hindayana mengatakan menu dari program makan siang gratis akan menyesuaikan dengan kondisi di daerah.
Pernyataan Dadan itu menjawab adanya narasi yang menyebut anggaran besar MBG berasal dari pos pendidikan, pos kesehatan dan pos bantuan pemerintag di lembaga kementrian lain.
Tindakan itu dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai langkah evaluasi menyusul ditemukannya kasus-kasus menonjol.
Badan Gizi Nasional (BGN) meluruskan informasi yang beredar terkait besaran alokasi anggaran dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memangkas anggaran pendidikan sebagaimana narasi yang beredar di publik.
PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya berdampak pada asupan gizi siswa, tetapi juga menggerakkan ekonomi warga di sekitar lokasi pelaksanaan.
Hasil penelitian Research Institute of Socio-Economic Development (RISED) menunjukkan, mayoritas orang tua merasakan adanya perbaikan pola konsumsi anak setelah adanya program MBG.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved