Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan sejumlah wilayah yang diperkirakan mengalami hujan petir, gelombang tinggi, maupun banjir rob pada Senin, 6 Januari 2025.
Prakirawan BMKG Rira Angela Damanik menjelaskan, sirkulasi siklonik diperkirakan berada di Laut Cina Selatan, sebelah timur Laut Natuna, Samudera Hindia barat Aceh, Laut Sawu, dan Laut Arafuru.
Sirkulasi ini membentuk daerah konvergensi memanjang di laut Cina Selatan dan Laut Natuna utara. Kemudian perairan barat dan utara Aceh, Laut Jawa, Jawa bagian tengah hingga timur, Laut Sawu, Laut Banda, Laut Seram, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.
Ia juga membentuk daerah konfluensi (pertemuan angin) di Samudera Hindia barat dan juga utara Aceh, perairan utara dan selatan Jawa, hingga perairan utara dan selatan Nusa Tenggara Timur.
“Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan dan juga ketinggian gelombang laut sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah kovergensi serta konfluensi tersebut,” kata Rira dalam keterangannya, Minggu (5/1).
Sementara itu, Rira menyebut prakiraan tinggi gelombang laut di wilayah Indonesia umumnya berkisar antara 0,5 - 2,5 meter. “Waspadai tinggi gelombang 2,5 – 4 meter di Laut Natuna Utara dan perairan Kepulauan Natuna,” ujarnya.
Adapun potensi banjir rob pada Senin (6/1) berada di wilayah pesisir Jawa Tengah, pesisir Kalimantan Timur, dan pesisir Sulawesi Utara. (H-2)
Akan tetapi, katanya, mulai Kamis ini, kondisi atmosfer menunjukkan peningkatan pertumbuhan awan yang berpotensi memicu hujan di wilayah Cilacap dan sekitarnya.
Jakarta ditetapkan masuk dalam kategori Siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu gangguan aktivitas masyarakat serta risiko bencana hidrometeorologi.
Kombinasi fenomena atmosfer ini memicu potensi cuaca yang cukup signifikan di beberapa titik di Indonesia. BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi Hujan
Dalam 24 jam ke depan, sistem ini diprediksi bergerak menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 30 knot dan tekanan minimum sekitar 996 hektopaskal
BMKG memprediksi cuaca DKI Jakarta pada 21 Maret 2026 didominasi berawan tebal dengan potensi hujan ringan di sore hari. Simak detailnya.
BMKG menjelaskan, dalam 24 jam ke depan siklon tersebut diprediksi bergerak ke arah barat menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 65 knot dan tekanan minimumĀ 978 hPa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved