Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto berencana membangun sekolah rakyat. Sekolah ini diperuntukan bagi anak dari keluarga yang tidak mampu dan tergolong miskin ekstrem.
"Pak Presiden juga ingin membuat sekolah khusus untuk anak-anak yang tidak mampu tapi masih di bawah naungan orangtua, dibina langsung khusus dalam sekolah rakyat," ujar Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar usai mengikuti rapat terbatas tentang pemberdayaan masyarakat, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (4/1), .
Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin, menyebut sekolah rakyat akan berada di bawah kewenangan Kementerian Sosial (Kemensos). Saat ditanya jenis jenjang pendidikannya, Cak Imin menyebut sekolah rakyat ini serupa dengan asrama.
"Sebetulnya yang diutamakan boarding-nya yang paling penting sehingga gizinya tertangani," jelasnya.
Selain itu, sekolah rakyat akan diuji coba di Jabodetabek. Namun, ia enggan membeberkan lebih lanjut alasan wilayah tersebut menjadi lokasi percobaan.
"Belum (di setiap daerah) baru tiga titik dulu. Jabodetabek," terangnya. (Z-1)
Lima menteri turut tergugat, yakni Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri ATR/BPN, Menteri ESDM, dan Menteri Investasi dan Hilirisasi.
Kritik Prabowo itu khususnya ditujukan pada direksi dan komisaris perusahaan pelat merah yang mencatatkan kerugian namun tetap meminta tantiem atau bonus.
Prasetyo menegaskan bahwa fokus utama Presiden adalah perbaikan dan percepatan pembangunan.
Sejak awal Presiden Prabowo memberikan penekanan agar pembangunan fasilitas inti pemerintahan di IKN dipercepat. Fokus utama diarahkan pada pembangunan gedung.
Presiden Prabowo juga memberikan sejumlah koreksi, terutama terkait desain dan fungsi bangunan. Menurut Prasetyo, koreksi itu bersifat perbaikan untuk mendukung percepatan pembangunan.
Inisiatif pemerintah melalui Sekolah Rakyat ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan, termasuk dunia usaha dan praktisi pengembangan sumber daya manusia.
GURU Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Achmad Tjachja Nugraha, menilai Sekolah Rakyat merupakan langkah paling rasional untuk mengatasi kesenjangan pendidikan.
dalam upaya memberikan pendidikan gratis untuk menekan angka putus sekolah dan meningkatkan kualitas pendidikan.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan (Tendik) Sekolah Rakyat (SR) se-Jawa Timur.
KEMENTERIAN Sosial mulai menyiapkan penerimaan siswa Sekolah Rakyat (SR) untuk tahun ajaran baru 2026-2027.
Jawa Timur miliki Sekolah Rakyat terbanyak, sebanyak 26 Sekolah Rakyat telah beroperasi, menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah SR terbanyak secara nasional.
Ia menambahkan program ini melibatkan beberapa kementerian sehingga memerlukan koordinasi yang kuat dan harmonis agar tidak terjadi ego sentris.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved