Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah merampungkan kajian kebijakan terkait penerapan coding, artificial intelligence (AI), hingga pembelajaran mendalam (deep learning). Rencananya ketiganya akan mulai diterapkan pada tahun ajaran 2025/2026.
"Deep learning, coding, dan AI sudah selesai pembahasannya. Itu insya Allah mulai kami terapkan pada tahun ajaran 2025/2026," kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti dalam acara Taklimat Media Akhir Tahun 2024 di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Selasa (31/12).
Ia menjelaskan, coding dan AI merupakan mata pelajaran pilihan, bukan mata pelajaran wajib. "Sekolah-sekolah yang siap bisa melaksanakan itu," ujarnya.
Kemendikdasmen, kata Mu’ti, juga sudah mulai membahas tentang pelatihan guru-guru untuk coding dan AI. "Soal bagaimana pelatihannya, itu nanti akan kita tetapkan lebih lanjut sesuai dengan ketersediaan anggaran," ungkapnya.
Mendikdasmen menyebut bahwa selama ini di lapangan sudah banyak sekolah yang mengajarkan coding dan AI. Bahkan banyak sekolah dasar yang mengajarkan coding dari sejak kelas 1.
"Sementara kami merencanakan mulai kelas 4 atau kelas 5. Skemanya bisa menjadi bagian dari mata pelajaran keterampilan atau mata pelajaran teknologi informatika (TI)," paparnya.
Ia mengatakan yang berlaku di sekolah-sekolah sekarang ada yang mengajarkan coding dalam sistem online atau internet base coding, ada yang tanpa internet atau coding unplugged.
"Dan ada yang juga mengembangkannya dengan cara seperti permainan-permainan yang sesuai dengan prinsip-prinsip di dalam coding," tuturnya.
Sementara itu, deep learning sebagai pendekatan dalam pembelajaran, kata Mu'ti, bisa diterapkan baik di sekolah-sekolah yang menerapkan Kurikulum 2013 maupun Kurikulum Merdeka.
"Setelah nanti kita terbitkan peraturan menterinya, kita akan melakukan pelatihan-pelatihan untuk para guru terkait penerapan deep learning," pungkasnya. (H-2)
Peserta difabel menampilkan berbagai kreativitas, mulai dari hadroh, pembacaan surat Al-Qur’an, mengaji dengan bahasa isyarat, dongeng, hingga pembacaan puisi.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti kembali meraih penghargaan nasional. Kali ini, ia dianugerahi predikat Tokoh Pencetak Karakter Unggul Pelajar Indonesia.
Menteri Mu’ti juga menyoroti peran pendidikan vokasi dalam membekali peserta didik dengan keahlian yang relevan dan dinamis.
Revitalisasi PAUD tersebut merupakan bagian dari program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini.
Pada 2026, Kemendikdasmen akan mengadakan pelatihan bagi guru pendamping yang akan menemani murid ABK di sekolah inklusi dan SLB.
Naufal berencana memperluas AMIRA untuk dapat digunakan dalam banyak mata pelajaran dan program keahlian, serta mengintegrasikannya dengan sistem administrasi dan penilaian.
KEMENTERIAN Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendukung penuh penerapan Peraturan Pemerintah tentang PP Tunas.
Program Satu Jam Berkualitas Bersama Keluarga diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI (Kemendikdasmen RI) pada 10 Maret 2026.
Mudik asik baca buku (MABB) menjadi bukti nyata keberlanjutan program yang berkualitas dan berdampak bagi masyarakat.
Super Aplikasi Rumah Pendidikan disediakan Pusdatin Kemendikdasmen
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memupuk dan meningkatkan budaya membaca, serta sasaran paling banyak ialah buku anak.
Abdul Mu’ti, menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi PP Tunas melalui penguatan regulasi di lingkungan satuan pendidikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved