Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM rangka menghadapi potensi bencana selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menekankan pentingnya kesiapsiagaan komunitas di tingkat terkecil, seperti RT dan RW.
"Secara konteksual, kita tidak bisa mencegah terjadinya bencana, tetapi yang bisa kita upayakan adalah meminimalkan dampaknya, baik terhadap korban jiwa maupun kerugian harta benda," ujarnya, Minggu (15/12).
Abdul menegaskan bahwa masyarakat harus waspada terhadap potensi bencana yang mungkin terjadi akibat cuaca ekstrem.
“Kita mungkin tahu prediksi hujan intensitas tinggi dari BMKG, tetapi jenis bencana seperti banjir, tanah longsor, atau banjir bandang, beserta lokasi dan waktunya, sulit diprediksi,” jelasnya.
Untuk itu, kesiapsiagaan di level komunitas menjadi langkah awal yang krusial. Ia juga mendorong pengaktifan patroli kebencanaan oleh aparat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, dan masyarakat. Tujuannya adalah memantau kondisi sekitar saat hujan deras berlangsung lebih dari dua jam.
“Jika ada tebing yang rawan atau daerah yang berpotensi terdampak, masyarakat dapat segera dievakuasi ke tempat aman, meskipun hanya sementara,” katanya.
BNPB juga akan memberikan perhatian khusus pada daerah yang menjadi penyumbang terbesar bencana hidrometeorologi, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tengah. Pendampingan berupa evaluasi kesiapsiagaan, pengaktifan rencana kontingensi (renkon), serta simulasi peran masing-masing pihak akan dilakukan di wilayah ini.
“Renkon bukan hanya dokumen. Semua pihak yang terlibat di dalamnya harus memahami perannya. Saat bencana terjadi, renkon berubah menjadi rencana operasi, sehingga setiap pihak tahu apa yang harus dilakukan,” terang Abdul.
Dalam persiapan menghadapi potensi bencana Nataru, BNPB juga memastikan ketersediaan alat, perangkat, personel, dan logistik pendukung. Langkah-langkah mitigasi seperti pengecekan pintu air, pemantauan debit air, dan penyiapan pompa-pompa untuk mengatasi genangan akan dilaksanakan secara terkoordinasi.
Selain itu, BNPB akan mengoptimalkan posko-posko bersama selama periode Nataru, yang berfungsi sebagai pusat informasi dan koordinasi untuk tanggap darurat. Program modifikasi cuaca juga menjadi salah satu upaya BNPB untuk mengurangi risiko bencana hidrometeorologi.
“Yang terpenting adalah evaluasi dan optimalisasi kesiapsiagaan. Jika masih ada yang kurang, status siaga harus ditetapkan agar rencana operasi dapat berjalan optimal saat kondisi darurat,” tutup Abdul. (H-2)
Sejak Januari 2026, pusat-pusat tekanan rendah tersebut telah mulai terpantau di wilayah selatan Indonesia dan berkontribusi terhadap peningkatan intensitas hujan di sejumlah daerah.
Pada awal 2026, Indonesia masih merasakan pengaruh fenomena La Nina.
Sinkhole adalah lubang amblas akibat runtuhnya tanah di atas rongga bawah permukaan. Kenali penyebab, tanda awal, bahaya, dan mitigasinya + contoh kasus Limapuluh Kota 2026.
Informasi iklim memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan masyarakat.
PEMERINTAH menyiapkan serangkaian langkah mitigasi untuk mengantisipasi dampak susulan bencana alam di tengah kondisi cuaca ekstrem di Sumatra.
Peran satelit Telkomsat memungkinkan percepatan koordinasi tanggap darurat, distribusi bantuan yang lebih tepat sasaran, serta pemantauan dampak bencana secara real-time.
BMKG menggelar Operasi Modifikasi Cuaca di wilayah Jabodetabek mulai 16 hingga 22 Januari 2026 mitigasi menekan potensi bencana hidrometeorologi akibat tingginya curah hujan
Peran aktif masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dapat meminimalisir risiko dan dampak bencana akibat cuaca ekstrem, sehingga keselamatan dan keamanan bersama tetap terjaga.
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
BPBD Kabupaten Bantul masih mewaspadai ancaman bencana Hidrometeorologi akibat cuaca ekstren. Mitigasi bencana disiapkan, mulai dari pembentukan posko di setiap kelurahan.
BNPB mencatat 140 kejadian bencana alam di Indonesia pada awal tahun 2026 yang didominasi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved