Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
RUMAH Sakit (RS) Pusat Otak Nasional (RS PON) meluncurkan layanan terbaru yaitu Comprehensive Carotid Center. Sebab, stroke masih menjadi salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan di Indonesia. Secara global stroke merupakan penyebab kematian nomor dua dan penyebab kecacatan nomor tiga. Stroke penyebab kematian dan kecacatan nomor satu di Indonesia. Sebanyak 131,8 kasus kematian per 100 ribu penduduk karena stroke. 1 dari 4 orang berisiko stroke.
Data yang didapatkan dari Instalasi Rekam Medis RSPON, stroke selalu menempati urutan pertama dalam sepuluh penyakit terbanyak sejak 2018 hingga triwulan pertama 2024. Data jumlah pasien stroke rawat inap tahun 2023 sebanyak 4.890 pasien.
“Sekitar 90% kasus stroke sebenarnya dapat dicegah dengan mengendalikan faktor risiko seperti hipertensi, merokok, diet tidak seimbang, kurang aktivitas fisik, diabetes, dan fibrilasi atrium. Kita semua menyadari bahwa penyakit hipertensi dan diabetes cukup tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa pengendalian faktor risiko stroke masih menjadi tantangan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan stroke di Indonesia,” ungkap Direktur RS PON, dr. Andin Nulkhasanah dalam Press Conference Pembukaan Comprehensive Carotid Center di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Jakarta, Selasa (29/10).
Selain itu, lanjut dr. Adin, masih ada keterbatasan sarana untuk penanganan stroke, terutama di daerah. Penangan stroke yang utama ialah kecepatan tindakan sehingga tidak semakin banyak kerusakan di otak yang berpotensi menimbulkan kecacatan. Namun, upaya pencegahan juga tidak kalah penting.
“Layanan Comprehensive Carotid Center ini menjadi kunci dalam upaya pencegahan stroke dan diharapkan mampu menurunkan angka kecacatan dan kematian yang disebabkan oleh stroke. Dengan fokus pada deteksi dini dan penanganan masalah pada arteri karotis, layanan ini menjadi langkah penting dalam memitigasi risiko terjadinya stroke pada pasien di Indonesia,” tambah dr. Adin.
RS Pusat Otak Nasional berharap dengan adanya layanan Comprehensive Carotid Center ini, kualitas penanganan dan pencegahan stroke di Indonesia dapat terus meningkat, terutama dari segi preventif atau pencegahan. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen RS PON untuk menyediakan layanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia, sekaligus berperan aktif dalam pengembangan inovasi medis yang bermanfaat bagi dunia kesehatan global.
Sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan ini, RS PON juga bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam mengembangkan carotid artery model.
“Model ini merupakan model pertama di tanah air yang mampu mensimulasikan arteri karotis dengan kondisi yang mendekati kondisi pada tubuh manusia. Model inovatif ini dirancang untuk membantu para ahli dalam mempersiapkan tindakan operasi pada arteri karotis secara lebih efektif dan presisi,” jelas Pakar Teknik Biomedika dan Neuroscience dari Institut Teknologi Bandung, Muhammad Shiddiq Sayyid Hashuro.
Dalam rangka peluncuran layanan Comprehensive Carotid Center, model ini akan diuji cobakan pada workshop yang diikuti lebih dari 50 orang ahli dari seluruh Indonesia.
“Workshop ini menjadi kesempatan berharga bagi para profesional medis untuk meningkatkan kompetensi dalam menangani kasus-kasus terkait arteri karotis, serta berbagi pengetahuan dan pengalaman bersama para pakar lainnya,” pungkas Kepala Carotid Stroke Center RS PON, dr. Nandini Phalita Laksmi.
Firbilasi Atrium merupakan pemicu utama stroke kardioembolik, yakni stroke yang terjadi akibat gumpalan darah yang berasal dari jantung.
Stroke yang dipicu oleh fibrilasi atrium cenderung lebih berat dibandingkan stroke pada umumnya.
Metode MENARI dilakukan dengan meletakkan jari telunjuk dan tengah pada pergelangan tangan atau leher selama 30 detik, lalu hasilnya dikalikan dua untuk mendapatkan denyut per menit.
Secara medis, stroke terjadi ketika suplai darah ke otak terputus, sehingga otak kekurangan nutrisi dan oksigen. Kondisi ini menyebabkan sel-sel otak rusak atau hancur dalam waktu singkat.
Peneliti temukan orang yang aktif di malam hari (night owls) memiliki risiko stroke dan serangan jantung lebih tinggi, terutama pada perempuan. Simak penjelasannya.
Dokter menyebut stroke muncul karena kebiasaan pria tersebut yang mengonsumsi minuman berenergi berlebihan setiap hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved