Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
RENCANA kolaborasi antara Universitas St Petersburg Rusia dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) terkait kerja sama riset akan segera terwujud.
Seperti diungkapkan Guru Besar di Universitas St Petersburg, Prof Connie Rahakundini Bakrie, kerja sama ini diharapkan dapat mendukung tujuan bersama Indonesia dan Rusia dalam bidang keamanan maritim, penguatan angkatan laut dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik.
"Indonesia dan Rusia memiliki posisi strategis yang penting, dan kolaborasi ini dapat memperkuat keamanan di rute maritim, yakni stabilitas kawasan menjadi prioritas utama," ujar Connie, Sabtu (26/10).
Kerja sama ini, lanjut perempuan yang juga pakar di bidang pertahanan ini, kian relevan di tengah dinamika geopolitik Indo-Pasifik, terutama dalam menyikapi tantangan keamanan yang semakin kompleks dan mengglobal.
Connie menambahkan pada periode 2025 hingga 2037 akan menjadi fase penting bagi kedua negara untuk mempererat kemitraan strategis yang dapat mendukung keamanan regional dan pertumbuhan ekonomi melalui fokus pada kerja sama maritim, modernisasi pertahanan, dan diplomasi strategis.
Menurutnya, hubungan bilateral yang lebih erat ini sejalan dengan kesepakatan antara Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin pada pertemuan mereka akhir Juli lalu.
Kedua pemimpin menyatakan komitmen untuk meningkatkan kerja sama dalam bidang ekonomi, pertahanan, dan diplomasi demi memperkuat stabilitas dan keamanan di kawasan.
Selain itu, Connie menyoroti pentingnya rute laut yang aman dan stabil bagi ekonomi global mengingat tingginya koneksi perdagangan melalui jalur maritim antara kedua negara.
“Baik Indonesia maupun Rusia, dalam dunia yang semakin terhubung ini, perlu meningkatkan kerja sama dalam diplomasi dan bidang militer,” urai Connie.
Kerja sama ini akan memanfaatkan teknologi komunikasi dan militer mutakhir yang berkembang pesat, serta memungkinkan kedua negara untuk memanfaatkan informasi strategis dan meningkatkan efisiensi misi-misi terkoordinasi di wilayah maritim.
Beberapa program yang direncanakan dalam kemitraan ini termasuk latihan angkatan laut bersama, patroli anti-pembajakan, dan pengamanan rute perdagangan, yang akan mendukung tujuan Indonesia menjadi pusat maritim global. Dengan begitu, Indonesia juga diharapkan dapat memperoleh teknologi dan keahlian operasional angkatan laut dari Rusia.
Selain fokus pada pengamanan maritim, kerja sama ini juga mencakup bidang teknologi dan perakitan kapal laut. Connie menekankan Indonesia memiliki kepentingan strategis untuk meningkatkan kapasitas armada lautnya, sementara Rusia memiliki keunggulan teknologi yang sudah teruji.
"Dengan berkolaborasi, Indonesia dapat meningkatkan kemandirian dan kapasitas pertahanannya, memanfaatkan teknologi Rusia yang unggul," ujar Connie.
Terkait hal ini, Kepala BRIN Laksana Tri Handoko menyebut, pihaknya akan fokus pada kerja sama untuk program degree by research.
"MoU (memorandum of understanding) akan segera ditandatangani, saat ini masih proses finalisasi," ujar Laksana.
Mengenai apa saja yang tercakup dalam program degree by research itu, Laksana menyebut, kerja sama program tersebut untuk mendapatkan gelar S2 dan S3 melalui aktivitas riset kolaboratif antara BRIN dan Universitas St Petersburg.
"Target jangka pendek dan jangka panjang dari kerja sama ini, kami akan mengirimkan mahasiswa untuk S2/S3 program degree by research ke sana. Ini merupakan bagian dari upaya percepatan peningkatan kapasitas dan kompetensi periset muda Indonesia," jelas Laksana.
Soal program studinya, Laksana menyebut ada sejumlah program studi yakni terestrial dan maritim, biologi dan lingkungan, pertanian dan kesehatan pangan, arkeologi, bahasa, dan sastra, serta ilmu sosial dan humaniora.
Selanjutnya, tenaga nuklir, tata kelola dan ekonomi komunitas, energi dan manufaktur, nanoteknologi dan material, elektronika dan informatika, penerbangan dan antariksa, serta pengendalian gunung berapi bawah laut.
Adapun kerja sama yang akan dilakukan dengan UI dan UGM mencakup pengembangan pengajaran sastra dan budaya Indonesia di Universitas St Petersburg, melaksanakan kegiatan bersama untuk pengakuan Sistem Ujian Negara Bahasa Rusia Federasi Rusia (selanjutnya disebut TORFL) dan pengesahan sertifikat TORFL sebagai dokumen resmi yang mengonfirmasi tingkat kompetensi bahasa Rusia untuk kegiatan pendidikan dan profesional di wilayah Indonesia. (H-2)
Sistem rudal bahu tersebut disebut akan dipasok Rusia ke Iran secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian dari kontrak bernilai ratusan juta euro.
Uni Eropa mengusulkan larangan transportasi dan layanan minyak Rusia, namun AS menolak dukungan, sementara negara G7 lain belum memberikan janji jelas.
NORAD kerahkan jet tempur F-35 untuk membayangi armada militer Rusia di zona ADIZ Alaska. AS tegaskan aktivitas ini rutin terjadi dan bukan merupakan ancaman.
Keputusan SpaceX memblokir akses Starlink bagi pasukan Rusia membawa dampak fatal. Koordinasi serangan drone Moskow lumpuh, memberi peluang emas bagi serangan balik Ukraina.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
Sejumlah negara Eropa dilaporkan bahas pengembangan penangkal nuklir pertama sejak Perang Dingin, respons ancaman Rusia dan dinamika NATO.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus berupaya mempercepat hilirisasi riset melalui program BRIN Goes to Industry.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
BRIN menjelaskan lubang besar di Aceh Tengah bukan fenomena sinkhole, melainkan longsoran geologi akibat batuan tufa rapuh, hujan lebat, dan faktor gempa bumi.
WILAYAH pesisir Indonesia menghadapi tekanan yang semakin kompleks, mulai dari abrasi, banjir rob, kenaikan muka air laut, hingga keterbatasan ruang.
PENCEMARAN pestisida di Sungai Cisadane dapat ditangani melalui restorasi ekosistem sungai lewat rehabilitasi zona riparian menurut peneliti BRIN
pencemaran Sungai Cisadane oleh pestisida dapat menimbulkan efek kesehatan. Meskipun air permukaan sungai itu bisa tampak jernih kembali, ada ancaman toksititas
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved